
Pendahuluan
Kegiatan merupakan blok bangunan dasar dari Model dan Notasi Proses Bisnis (BPMN). Setiap proses bisnis dibangun menggunakan berbagai jenis kegiatan BPMN, yang mewakili pekerjaan yang dilakukan dalam suatu organisasi. Panduan ini menyediakan referensi lengkap untuk memahami jenis-jenis kegiatan BPMN, notasi mereka, elemen-elemen, serta konsep-konsep penting dalam pemodelan.
Apa itu BPMN?

BPMN (Model dan Notasi Proses Bisnis)adalah standar yang dikenal secara global untuk memodelkan proses bisnis. Ini menyediakan notasi grafis yang cukup intuitif bagi pengguna bisnis namun cukup ekspresif untuk implementasi teknis. Karakteristik utama meliputi:
- Pemahaman Universal: Menjembatani komunikasi antara analis bisnis, pengembang, arsitek, dan pemangku kepentingan
- Simbol yang Diseragamkan: Menggunakan elemen visual yang konsisten untuk mewakili alur proses, peristiwa, gerbang, dan kegiatan
- Model yang Dapat Dieksekusi: Mendukung otomatisasi proses ketika digabungkan dengan mesin yang kompatibel dengan BPMN
- Detail yang Dapat Diperbesar: Memungkinkan pemodelan dari gambaran umum tingkat tinggi hingga spesifikasi implementasi yang rinci
Apa itu Kegiatan BPMN?
Sebuah Kegiatan BPMNmewakili ‘pekerjaan’ yang dilakukan dalam suatu proses bisnis. Kegiatan dapat berupa:
| Jenis | Deskripsi | Kasus Penggunaan |
|---|---|---|
| Tugas | Satuan kerja atomik yang tidak dapat diuraikan lebih lanjut | Tindakan tunggal seperti ‘Setujui Permintaan’ |
| Sub-Proses | Kegiatan majemuk yang berisi tugas/sub-proses bersarang | Mengelompokkan langkah-langkah terkait untuk kejelasan |
| Kegiatan Pemanggilan | Referensi terhadap proses yang didefinisikan secara global dan dapat digunakan kembali | Memanggil proses bersama yang digunakan di berbagai diagram |

Jenis Tugas BPMN
Tugas adalah aktivitas atomik yang tidak dapat dibagi lebih lanjut. BPMN 2.0 mendefinisikan tujuh jenis tugas khusus untuk menjelaskanbagaimanapekerjaan dilakukan.
🔧 Tugas Layanan

Definisi: Tugas yang memanggil layanan otomatis, layanan web, atau aplikasi tanpa campur tangan manusia.
Notasi: Persegi panjang tugas dengan ikon gear/kunci inggris di sudut kiri atas.
Penggunaan Contoh: Menerbitkan jawaban forum ke Twitter melalui API.
Konsep Kunci: Sepenuhnya otomatis; memicu pemanggilan sistem eksternal.
📤 Tugas Kirim

Definisi: Tugas yang mengirim pesan ke peserta lain (pool) dan selesai segera setelah pengiriman.
Notasi: Persegi panjang tugas dengan ikon amplop keluar.
Penggunaan Contoh: Moderator mengirim pemberitahuan penolakan ke penulis artikel.
Konsep Kunci: Pesan kirim dan lupakan; tidak menunggu respons.
📥 Tugas Terima

Definisi: Tugas yang menunggu pesan masuk sebelum melanjutkan; selesai ketika pesan diterima.
Notasi: Persegi panjang tugas dengan ikon amplop masuk.
Penggunaan Contoh: Sistem kurir menunggu pesan permintaan pengambilan.
Konsep Kunci: Status tunggu yang diblokir; proses berhenti sampai pesan tiba.
👤 Tugas Pengguna

Definisi: Tugas yang dilakukan oleh pengguna manusia yang berinteraksi dengan aplikasi perangkat lunak.
Notasi: Persegi panjang tugas dengan ikon orang.
Contoh Penggunaan: Pembeli menyetujui pesanan melalui antarmuka e-commerce.
Konsep Kunci: Manusia dalam loop; memerlukan interaksi antarmuka pengguna.
✋ Tugas Manual

Definisi: Tugas yang dilakukan sepenuhnya tanpa bantuan perangkat lunak atau dukungan mesin proses.
Notasi: Persegi panjang tugas dengan ikon tangan.
Contoh Penggunaan: Inspeksi kereta fisik dan prosedur tanda tangan kertas.
Konsep Kunci: Dilakukan sepenuhnya oleh manusia; tidak melibatkan sistem digital.
⚖️ Tugas Aturan Bisnis

Definisi: Tugas yang mengevaluasi input terhadap mesin aturan bisnis dan mengembalikan keputusan atau output.
Notasi: Persegi panjang tugas dengan ikon tabel/kisi.
Contoh Penggunaan: Menganalisis data survei menggunakan mesin aturan untuk menghasilkan wawasan.
Konsep Kunci: Evaluasi logika deklaratif; memisahkan aturan dari alur proses.
💻 Tugas Skrip

Definisi: Tugas yang mengeksekusi skrip yang telah ditentukan dan diinterpretasikan oleh mesin proses.
Notasi: Persegi panjang tugas dengan ikon skrip/dokumen.
Contoh Penggunaan: Menjalankan skrip pengecekan kredit selama pemrosesan aplikasi pinjaman.
Konsep Utama: Kode yang dieksekusi oleh mesin; ideal untuk logika otomasi ringan.
Sub-Proses BPMN

Sebuah Sub-Prosesadalah aktivitas majemuk yang mengemas proses yang terperinci dalam satu simbol aktivitas. Sub-proses memungkinkan:
- Abstraksi: Sembunyikan kompleksitas dalam diagram tingkat tinggi
- Dapat Digunakan Kembali: Tentukan sekali, gunakan kembali berulang kali
- Modularitas: Mengorganisasi proses menjadi komponen logis
- Kolaborasi: Memungkinkan tim bekerja pada sub-proses yang terpisah

Penanda Sub-Proses
| Penanda | Nama | Perilaku | Indikator Visual |
|---|---|---|---|
| 🔁 | Perulangan | Mengulang sub-proses secara berurutan hingga kondisi terpenuhi | Panah melingkar di dalam tugas |
| ≣ | Multi-Contoh | Menjalankan beberapa instans paralel dari proses sub | Tiga garis vertikal di dalam tugas |
| ↺ | Kompensasi | Menentukan logika undo/rollback untuk proses transaksional | Panah melengkung (berlawanan arah jarum jam) |
| ✦ | Ad-hoc | Tugas dijalankan dalam urutan apa pun, secara opsional, berdasarkan kebutuhan kasus | Tanda tilde (~) atau bintang di dalam tugas |
Proses Sub Pengulangan

Gunakan ketika sekelompok aktivitas harus diulang (misalnya, “Ulas hingga disetujui”).
Proses Sub Multi-Instans

Gunakan untuk pemrosesan paralel (misalnya, “Beritahu semua kepala departemen secara bersamaan”).
Proses Sub Kompensasi

Gunakan untuk skenario rollback (misalnya, “Batalkan reservasi jika pembayaran gagal”).
Proses Sub Ad-hoc

Gunakan untuk alur kerja fleksibel yang didorong oleh kasus (misalnya, “Kelola keluhan pelanggan dengan langkah-langkah opsional”).
Aktivitas Pemanggilan BPMN

A Aktivitas Pemanggilan merujuk pada proses atau tugas yang didefinisikan secara global di luar diagram saat ini.
Manfaat Utama:
- ✅ Mendorong penggunaan kembali proses yang telah distandarisasi
- ✅ Mengurangi kekacauan diagram dengan menyederhanakan alur kerja umum
- ✅ Menjamin konsistensi di seluruh model proses yang berbeda
- ✅ Mempermudah pemeliharaan (perbarui sekali, sebar ke seluruh tempat)
Notasi: Persegi panjang tugas dengan batas tebal dan tanda “plus” atau penunjuk referensi.
Contoh: Aktivitas pemanggilan “Register User” yang memanggil proses pendaftaran bersama yang digunakan di seluruh alur kerja onboarding, checkout, dan dukungan.
Konsep Pemodelan Utama & Praktik Terbaik
🎯 Pedoman Pemilihan Aktivitas
- Mulai dengan Tugas: Buat model kerja atomik terlebih dahulu; refaktor menjadi sub-proses ketika kompleksitas meningkat
- Pilih Jenis Tugas Secara Tepat: Sesuaikan ikon dengan mekanisme eksekusi (manusia vs. otomatis vs. berbasis pesan)
- Gunakan Sub-Proses untuk Hierarki: Gabungkan alur rinci untuk menjaga keterbacaan pada tingkat yang lebih tinggi
- Manfaatkan Aktivitas Pemanggilan untuk Penggunaan Ulang: Ekstrak pola umum (misalnya, “Setujui”, “Pemberitahuan”, “Validasi”) ke dalam proses global
🔗 Alur & Konektivitas
- Aktivitas terhubung melaluiAlur Urutan (panah padat) menunjukkan urutan eksekusi
- Alur Pesan (panah putus-putus) menghubungkan aktivitas di antara pool peserta
- Garis Asosiasi (titik-titik) melampirkan artefak seperti objek data atau anotasi
📐 Konsistensi Notasi
| Elemen | Simbol | Tujuan |
|---|---|---|
| Tugas | Persegi panjang melengkung | Satuan kerja atomik |
| Sub-Proses | Persegi panjang melengkung dengan tanda +/penanda | Proses yang dikompresi/dibuka |
| Aktivitas Panggilan | Persegi panjang melengkung dengan batas tebal | Referensi proses eksternal |
| Gerbang | Berlian | Titik keputusan/penyatuan |
| Kejadian | Lingkaran | Pemicu atau hasil |
Daftar Referensi
- Jenis Aktivitas BPMN Dijelaskan: Panduan komprehensif tentang jenis aktivitas BPMN 2.0 yang mencakup tugas, sub-proses, dan aktivitas panggilan dengan contoh visual.
- Apa itu BPMN: Pengantar Model dan Notasi Proses Bisnis, tujuannya, audiens, serta manfaatnya untuk komunikasi lintas fungsi.
- Apa itu Aktivitas BPMN: Penjelasan dasar tentang aktivitas BPMN sebagai unit kerja atomik atau komposit dalam proses bisnis.
- Tugas BPMN: Gambaran umum tentang elemen tugas atomik dan tujuh jenis tugas BPMN 2.0 khusus untuk pemodelan perilaku yang tepat.
- Tugas Layanan: Rincian tentang tugas yang memanggil layanan otomatis, API web, atau aplikasi tanpa campur tangan manusia.
- Tugas Pengiriman: Penjelasan tentang tugas pengiriman pesan yang selesai setelah dikirim ke peserta proses lain.
- Tugas Penerimaan: Deskripsi tentang tugas menunggu pesan yang menghentikan alur proses hingga pesan masuk diterima.
- Tugas Pengguna: Panduan tentang tugas yang memerlukan interaksi manusia dengan aplikasi perangkat lunak untuk menyelesaikannya.
- Tugas Manual: Penjelasan tentang tugas yang dilakukan sepenuhnya tanpa bantuan perangkat lunak atau mesin proses.
- Tugas Aturan Bisnis: Gambaran umum tentang tugas yang berinteraksi dengan mesin aturan bisnis untuk pengambilan keputusan deklaratif.
- Tugas Skrip: Penjelasan tentang tugas yang mengeksekusi skrip yang diinterpretasikan oleh mesin untuk logika otomasi ringan.
- Sub-Proses BPMN: Panduan tentang aktivitas majemuk yang mengemas logika proses bersarang untuk abstraksi dan modularitas.
- Perulangan: Deskripsi tentang penanda sub-proses yang menunjukkan pengulangan berurutan dari aktivitas yang dibungkus.
- Multi-Instans: Penjelasan tentang penanda yang memungkinkan eksekusi paralel dari beberapa instans sub-proses yang identik.
- Kompensasi: Rincian tentang sub-proses yang dirancang untuk logika undo/rollback dalam alur kerja transaksional.
- Ad Hoc: Gambaran umum tentang sub-proses fleksibel di mana tugas dieksekusi secara opsional dan dalam urutan yang tidak berurutan.
- Aktivitas Pemanggilan BPMN: Panduan tentang referensi definisi proses eksternal yang dapat digunakan kembali untuk konsistensi dan kemudahan pemeliharaan.
- Sumber Daya Tambahan: Tautan yang dikurasi ke alat perangkat lunak BPMN dan panduan pembelajaran dasar.
💡 Kiat Pro: Selalu mulai pemodelan dengan jenis aktivitas paling sederhana yang secara akurat merepresentasikan pekerjaan. Terlalu memaksimalkan desain dengan sub-proses atau penanda yang kompleks terlalu dini dapat mengurangi kejelasan diagram dan adopsi oleh pemangku kepentingan.
This post is also available in Deutsch, English, Español, فارسی, Français, English, 日本語, Polski, Portuguese, Ру́сский, Việt Nam, 简体中文 and 繁體中文.













