Pendahuluan
Metode Pengembangan Arsitektur (ADM) TOGAF (The Open Group Architecture Framework) adalah pendekatan terbukti untuk mengembangkan dan mengelola siklus hidup arsitektur perusahaan. Kerangka Kerja Konten Arsitektur menyediakan cara terstruktur untuk menggambarkan dan mengorganisasi produk kerja arsitektur yang dikembangkan selama tahapan ADM. Panduan ini akan menjelaskan bagaimana ADM TOGAF selaras dengan Kerangka Kerja Konten Arsitektur, mendetailkan hubungan di antara keduanya serta memberikan contoh-contoh praktis.
Memahami ADM TOGAF
ADM TOGAF terdiri dari beberapa tahapan, masing-masing berfokus pada aspek-aspek berbeda pengembangan arsitektur:
- Tahap Awal: Persiapan dan inisiasi proses pengembangan arsitektur.
- Visi Arsitektur: Menentukan cakupan, pemangku kepentingan, dan nilai bisnis tingkat tinggi.
- Arsitektur Bisnis: Mengembangkan arsitektur bisnis untuk mendukung visi arsitektur.
- Arsitektur Sistem Informasi: Mengembangkan arsitektur data dan aplikasi.
- Arsitektur Teknologi: Mengembangkan arsitektur teknologi untuk mendukung pengembangan aplikasi inti dan kritis bagi misi.
- Peluang dan Solusi: Mengidentifikasi peluang dan mengembangkan Peta Jalan Arsitektur.
- Perencanaan Migrasi: Merencanakan implementasi dan migrasi ke arsitektur baru.
- Pengawasan Implementasi: Mengawasi realisasi arsitektur.
Kerangka Kerja Konten Arsitektur
Kerangka Kerja Konten Arsitektur mengelompokkan masukan dan keluaran dari setiap tahapan ADM, memastikan bahwa semua komponen penting arsitektur dipertimbangkan dan ditangani. Ini mencakup:
- Prinsip Arsitektur, Visi, dan Persyaratan
- Definisi Arsitektur
- Realisasi Arsitektur
Menyelaraskan ADM TOGAF dengan Kerangka Kerja Konten Arsitektur

1. Prinsip Arsitektur, Visi, dan Persyaratan
Bagian ini menguraikan elemen dasar yang membimbing proses pengembangan arsitektur.
Prinsip Arsitektur Awal
- Definisi: Prinsip awal yang membimbing pengembangan arsitektur.
- Contoh: “Pastikan keamanan dan privasi data di semua sistem.”
Visi Arsitektur
- Strategi Bisnis: Tujuan dan sasaran strategis dari bisnis.
- Contoh: “Tingkatkan pangsa pasar sebesar 15% dalam dua tahun ke depan.”
- Strategi Teknologi: Tujuan dan sasaran strategis yang berkaitan dengan teknologi.
- Contoh: “Adopsi solusi berbasis cloud untuk meningkatkan skalabilitas dan mengurangi biaya.”
- Prinsip, Tujuan, dan Penggerak Bisnis: Prinsip pembimbing, tujuan, dan penggerak untuk bisnis.
- Contoh: “Tingkatkan kepuasan pelanggan melalui peningkatan layanan pengiriman.”
- Visi Arsitektur: Deskripsi tingkat tinggi dari arsitektur target.
- Contoh: “Kembangkan sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM) yang terpadu untuk menyederhanakan upaya penjualan dan pemasaran.”
- Pemangku Kepentingan: Individu atau kelompok yang memiliki kepentingan terhadap arsitektur.
- Contoh: Kepala unit bisnis, manajer TI, dan pengguna akhir.
Persyaratan Arsitektur
- Persyaratan: Kebutuhan dan keterbatasan khusus yang harus diatasi oleh arsitektur.
- Contoh: “Sistem harus mendukung 10.000 pengguna bersamaan.”
}
- Contoh: “Sistem harus mendukung 10.000 pengguna bersamaan.”
- Kendala: Batasan dan batas yang harus dioperasikan oleh arsitektur.
- Contoh: “Sistem harus mematuhi peraturan GDPR.”
- Asumsi: Asumsi yang dibuat selama proses pengembangan arsitektur.
- Contoh: “Asumsikan bahwa infrastruktur jaringan akan mendukung transfer data berkecepatan tinggi.”
- Kesenjangan: Area-area di mana arsitektur saat ini kurang memadai dan perlu perbaikan.
- Contoh: “Kurangnya integrasi antara sistem CRM dan ERP yang ada.”
- Lokasi: Lokasi geografis atau organisasi yang relevan terhadap arsitektur.
- Contoh: “Pusat data di Eropa dan Amerika Utara.”
2. Definisi Arsitektur
Bagian ini mendefinisikan motivasi, organisasi, dan perilaku arsitektur di berbagai domain: Arsitektur Bisnis, Arsitektur Sistem Informasi, dan Arsitektur Teknologi.
Arsitektur Bisnis
- Motivasi:
- Pendorong: Faktor-faktor yang mendorong kebutuhan akan arsitektur.
- Contoh: “Kebutuhan akan manajemen data pelanggan yang lebih baik.”
- Tujuan: Tujuan jangka panjang yang luas dari arsitektur.
- Contoh: “Mencapai pandangan 360 derajat terhadap pelanggan.”
- Objektif: Target yang spesifik dan dapat diukur yang ingin dicapai oleh arsitektur.
- Contoh: “Kurangi waktu tanggapan pelanggan sebesar 50%.”
- Ukuran: Metrik yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan arsitektur.
- Contoh: “Skor kepuasan pelanggan, waktu tanggapan.”
- Pendorong: Faktor-faktor yang mendorong kebutuhan akan arsitektur.
- Organisasi:
- Organisasi: Struktur dan peran dalam organisasi.
- Contoh: “Departemen Penjualan, Pemasaran, dan Layanan Pelanggan.”
- Aktor, Peran: Peran dan aktor tertentu yang terlibat dalam arsitektur.
- Contoh: “Perwakilan Penjualan, Agen Layanan Pelanggan.”
- Organisasi: Struktur dan peran dalam organisasi.
- Perilaku:
- Layanan Bisnis, Kontrak, Kualitas Layanan: Layanan yang disediakan oleh bisnis dan perjanjian yang mengaturnya.
- Contoh: “Layanan dukungan pelanggan dengan jaminan uptime 99%.”
- Proses, Kejadian, Kendali, Produk: Proses bisnis, kejadian, kendali, dan produk.
- Contoh: “Pemrosesan pesanan, kejadian umpan balik pelanggan.”
- Fungsi, Kemampuan Bisnis, Rangkaian Tindakan, Aliran Nilai: Fungsi bisnis, kemampuan, tindakan, dan aliran nilai.
- Contoh: “Manajemen hubungan pelanggan, analitik penjualan.”
- Layanan Bisnis, Kontrak, Kualitas Layanan: Layanan yang disediakan oleh bisnis dan perjanjian yang mengaturnya.
Arsitektur Sistem Informasi
- Data:
- Entitas Data: Elemen data khusus yang relevan dengan arsitektur.
- Contoh: “Profil pelanggan, riwayat pesanan.”
- Komponen Data Logis: Pengelompokan logis dari data.
- Contoh: “Model data pelanggan, katalog produk.”
- Komponen Data Fisik: Penyimpanan dan manajemen data secara fisik.
- Contoh: “Skema basis data, gudang data.”
- Entitas Data: Elemen data khusus yang relevan dengan arsitektur.
- Aplikasi:
- Layanan Sistem Informasi: Layanan yang disediakan oleh sistem informasi.
- Contoh: “Layanan manajemen data pelanggan.”
- Komponen Aplikasi Logis: Pengelompokan logis dari fungsi aplikasi.
- Contoh: “Modul CRM, alat analitik penjualan.”
- Komponen Aplikasi Fisik: Implementasi fisik dari fungsi aplikasi.
- Contoh: “Perangkat lunak CRM, platform analitik data.”
- Layanan Sistem Informasi: Layanan yang disediakan oleh sistem informasi.
Arsitektur Teknologi
- Layanan Teknologi: Layanan yang disediakan oleh komponen teknologi.
- Contoh: “Layanan jaringan, layanan komputasi awan.”
- Komponen Teknologi Logis: Pengelompokan logis dari komponen teknologi.
- Contoh: “Arsitektur jaringan, infrastruktur awan.”
- Komponen Teknologi Fisik: Implementasi fisik dari komponen teknologi.
- Contoh: “Server, router, pusat data.”
3. Realisasi Arsitektur
Bagian ini berfokus pada realisasi arsitektur melalui peluang, solusi, perencanaan migrasi, dan tata kelola.
Peluang, Solusi, dan Perencanaan Migrasi
- Kemampuan: Kemampuan arsitektur untuk melakukan fungsi-fungsi tertentu.
- Contoh: “Pemrosesan data real-time, infrastruktur yang dapat diskalakan.”
- Paket Kerja: Tugas atau proyek tertentu untuk menerapkan arsitektur.
- Contoh: “Proyek implementasi sistem CRM.”
- Kontrak Arsitektur: Perjanjian yang mengatur pelaksanaan arsitektur.
- Contoh: “Perjanjian Tingkat Layanan (SLA) dengan pemasok.”
Tata Kelola Pelaksanaan
- Standar: Norma dan pedoman yang telah ditetapkan untuk implementasi arsitektur.
- Contoh: “Standar keamanan data, standar pemrograman.”
- Pedoman: Rekomendasi untuk implementasi arsitektur.
- Contoh: “Praktik terbaik untuk migrasi ke awan.”
- Spesifikasi: Deskripsi rinci mengenai komponen arsitektur dan implementasinya.
- Contoh: “Spesifikasi teknis untuk integrasi sistem CRM.”
Contoh Nyata Keselarasan
Fase Awal
- Kegiatan: Tentukan prinsip-prinsip arsitektur awal dan kumpulkan kebutuhan awal.
- Contoh: Tentukan prinsip keamanan data dan identifikasi kebutuhan akan sistem CRM yang terpadu.
Fase Visi Arsitektur
- Kegiatan: Kembangkan visi arsitektur, termasuk strategi bisnis dan teknologi, prinsip, tujuan, dan penggerak.
- Contoh: Buat visi untuk sistem CRM terpadu yang mendukung upaya penjualan dan pemasaran.
Fase Arsitektur Bisnis
- Kegiatan: Tentukan arsitektur bisnis, termasuk motivasi, organisasi, dan perilaku.
- Contoh: Identifikasi penggerak untuk peningkatan manajemen data pelanggan dan tentukan peran serta proses yang terlibat dalam manajemen hubungan pelanggan.
Fase Arsitektur Sistem Informasi
- Kegiatan: Tentukan arsitektur data dan arsitektur aplikasi.
- Contoh: Desain entitas data dan komponen data logis untuk sistem CRM serta tentukan layanan aplikasi dan komponen.
Fase Arsitektur Teknologi
- Kegiatan: Tentukan arsitektur teknologi.
- Contoh: Tentukan layanan teknologi, komponen teknologi logis, dan komponen teknologi fisik yang diperlukan untuk mendukung sistem CRM.
Fase Peluang dan Solusi
- Kegiatan: Identifikasi peluang, tentukan solusi, dan rencanakan migrasi.
- Contoh: Identifikasi kemampuan pemrosesan data secara real-time dan rencanakan implementasi sistem CRM.
Fase Perencanaan Migrasi
- Kegiatan: Rencanakan migrasi ke arsitektur baru.
- Contoh: Kembangkan paket kerja dan kontrak arsitektur untuk implementasi sistem CRM.
Fase Pengawasan Implementasi
- Kegiatan: Awasi implementasi arsitektur.
- Contoh: Tetapkan standar, pedoman, dan spesifikasi untuk implementasi sistem CRM.
Kesimpulan
Menyelaraskan TOGAF ADM dengan Kerangka Konten Arsitektur memastikan bahwa semua aspek arsitektur dipertimbangkan dan ditangani sepanjang siklus pengembangan. Pendekatan terstruktur ini membantu menciptakan arsitektur perusahaan yang utuh dan efektif yang mendukung tujuan dan sasaran bisnis. Dengan mengikuti panduan ini, organisasi dapat secara efektif mengatur dan mengelola berbagai hasil dan hasil akhir dari proses TOGAF ADM, memastikan konsistensi, kelengkapan, dan keselarasan dengan tujuan strategis.
Daftar Referensi untuk ArchiMate dan TOGAF
- Alat TOGAF® untuk Arsitektur Perusahaan – ArchiMetric
- Deskripsi: Sumber daya ini memberikan gambaran umum tentang TOGAF ADM dan bagaimana Visual Paradigm mendukung pengembangan hasil TOGAF menggunakan diagram ArchiMate.
- URL: Alat TOGAF® untuk Arsitektur Perusahaan
- Menavigasi Evolusi: Panduan Komprehensif dari ArchiMate 2.1 ke 3.2 – ArchiMetric
- Deskripsi: Panduan ini membahas evolusi ArchiMate, keselarasan dengan TOGAF, serta fitur canggih Visual Paradigm untuk pemodelan ArchiMate.
- URL: Menavigasi Evolusi: Panduan Komprehensif dari ArchiMate 2.1 ke 3.2
- Menguasai Arsitektur Perusahaan dengan Alat TOGAF Visual Paradigm – ArchiMetric
- Deskripsi: Artikel ini menyoroti fitur alat TOGAF Visual Paradigm, termasuk dukungan untuk ArchiMate dan TOGAF ADM, serta manfaatnya bagi arsitektur perusahaan.
- URL: Menguasai Arsitektur Perusahaan dengan Alat TOGAF Visual Paradigm
- Apa itu ArchiMate? – Visual Paradigm
- Deskripsi: Panduan pembelajaran langkah demi langkah tentang ArchiMate, integrasinya dengan TOGAF, serta bagaimana ia melengkapi metode yang sudah ada seperti UML dan BPMN.
- URL: Apa itu ArchiMate?
- Menggunakan BPMN untuk Melengkapi Pengembangan EA TOGAF ADM Bersama ArchiMate – ArchiMetric
- Deskripsi: Sumber ini membahas integrasi BPMN dengan TOGAF ADM dan ArchiMate, serta dukungan pemodelan komprehensif yang disediakan oleh Visual Paradigm.
- URL: Menggunakan BPMN untuk Melengkapi Pengembangan EA TOGAF ADM Bersama ArchiMate
- Memahami Abstraksi dalam Bahasa ArchiMate – ArchiMetric
- Deskripsi: Artikel ini menjelaskan konsep abstraksi dalam ArchiMate dan bagaimana Visual Paradigm mendukung pemodelan dan desain yang efektif.
- URL: Memahami Abstraksi dalam Bahasa ArchiMate
- Ikhtisar tentang ArchiMate – Bahasa Pemodelan Arsitektur Perusahaan – Cybermedian
- Deskripsi: Ikhtisar ini membahas integrasi ArchiMate dengan TOGAF dan kerangka kerja lainnya, serta manfaat menggunakan Visual Paradigm untuk pemodelan ArchiMate.
- URL: Ikhtisar tentang ArchiMate
- Kelola Kompleksitas Perusahaan dengan Proses Just-in-Time Visual Paradigm – ArchiMetric
- Deskripsi: Sumber ini membahas komposer proses Just-in-Time Visual Paradigm dan integrasinya dengan TOGAF ADM serta ArchiMate untuk mengelola kompleksitas perusahaan.
- URL: Kelola Kompleksitas Perusahaan dengan Proses Just-in-Time Visual Paradigm
- Visual Paradigm TOGAF – Semua tentang TOGAF, Arsitektur Perusahaan, ArchiMate, dan lainnya
- Deskripsi: Panduan ini memberikan tinjauan mendalam tentang ArchiMate 3, TOGAF, dan arsitektur perusahaan, serta bagaimana Visual Paradigm mendukung kerangka kerja ini.
- URL: Visual Paradigm TOGAF
- Alat ArchiMate Online Gratis + Contoh – Cybermedian
- Deskripsi: Sumber ini menawarkan alat ArchiMate online gratis dan contoh, menyoroti integrasi ArchiMate dengan TOGAF serta dukungan yang diberikan oleh Visual Paradigm.
- URL: Alat ArchiMate Online Gratis + Contoh
Referensi ini memberikan gambaran komprehensif tentang ArchiMate dan TOGAF, integrasinya, serta alat yang tersedia di Visual Paradigm untuk mendukung pemodelan arsitektur perusahaan.
This post is also available in Deutsch, English, Español, فارسی, Français, 日本語, Polski, Portuguese, Ру́сский, Việt Nam, 简体中文 and 繁體中文.












