de_DEen_USes_ESfa_IRfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

Panduan Langkah demi Langkah untuk Membuat Diagram Waktu UML

Pendahuluan

Diagram waktu UML (Unified Modeling Language) adalah diagram interaksi khusus yang berfokus pada aspek waktu dari interaksi antar objek. Mereka sangat berguna untuk memodelkan sistem waktu nyata, di mana waktu kejadian dan interaksi sangat penting. Panduan ini akan membimbing Anda melalui langkah-langkah untuk membuat diagram waktu UML, menggunakan contoh proses inspeksi.

Konsep Kunci

Lifeline

Lifeline mewakili peserta individu dalam interaksi, seperti objek atau aktor. Ini digambarkan sebagai batang horizontal yang menunjukkan keberadaan peserta sepanjang waktu.

Garis Waktu Status atau Kondisi

Garis waktu status atau kondisi mewakili status suatu objek atau kondisi yang harus dipenuhi. Ini ditampilkan sebagai batang horizontal dengan segmen yang menunjukkan status atau kondisi yang berbeda sepanjang waktu.

Kendala Durasi

Kendala durasi menentukan durasi dalam waktu kondisi harus dipenuhi. Ini direpresentasikan oleh batang horizontal dengan dua garis vertikal yang menunjukkan awal dan akhir durasi.

Kendala Waktu

Kendala waktu menentukan titik waktu di mana kondisi harus dipenuhi. Ini direpresentasikan oleh garis vertikal yang memotong lifeline pada waktu tertentu.

Kejadian Penghancuran

Kejadian penghancuran mewakili titik waktu ketika suatu objek dihancurkan. Ini digambarkan dengan tanda “X” di ujung lifeline.

Notasi

Notasi dalam diagram waktu UML mencakup label dan anotasi yang memberikan informasi tambahan tentang kendala waktu dan kondisi.

Panduan Langkah demi Langkah

Langkah 1: Identifikasi Peserta

Tentukan objek, aktor, atau entitas yang akan berpartisipasi dalam interaksi. Dalam contoh ini, pesertanya adalah “Inspector” dan “Inspector Keselamatan.”

Langkah 2: Tentukan Lifeline

Gambar batang horizontal untuk mewakili lifeline peserta. Beri label pada setiap lifeline dengan nama peserta yang diwakili.

Langkah 3: Tambahkan Status atau Kondisi

Bagi lifeline menjadi segmen untuk mewakili status atau kondisi yang berbeda sepanjang waktu. Untuk “Inspector,” statusnya adalah “Idle,” “Bekerja di Terminal,” dan “Mengecek.” Untuk “Inspector Keselamatan,” statusnya adalah “Dibuat,” “Dipilih,” “Dijadwalkan,” “Dikonfirmasi,” “Mengecek,” dan “Dikirim.”

Langkah 4: Tentukan Kendala Durasi

Tambahkan batang horizontal dengan garis vertikal untuk menunjukkan durasi dalam waktu kondisi harus dipenuhi. Misalnya, “Inspector Keselamatan” memiliki kendala durasi 2 hari untuk status “Dipilih” dan 3 hari untuk status “Dijadwalkan.”

Langkah 5: Tentukan Kendala Waktu

Tambahkan garis vertikal yang memotong lifeline untuk menunjukkan titik waktu tertentu di mana kondisi harus dipenuhi. Misalnya, “Inspector Keselamatan” harus dikonfirmasi pada hari ke-8 dan dikirim pada hari ke-11.

Langkah 6: Tambahkan Kejadian Penghancuran

Tempatkan tanda “X” di ujung lifeline untuk mewakili penghancuran objek. Dalam contoh ini, lifeline “Inspector Keselamatan” berakhir dengan kejadian penghancuran setelah status “Dikirim.”

Langkah 7: Beri Label dan Anotasi

Tambahkan label dan anotasi untuk memberikan informasi tambahan mengenai batasan dan kondisi waktu. Sebagai contoh, beri label pada batasan durasi dengan jumlah hari dan anotasi pada batasan waktu dengan hari-hari tertentu.

Studi Kasus: Proses Pemeriksaan

Tujuan

Tujuan dari studi kasus ini adalah memodelkan aspek waktu dari proses pemeriksaan, memastikan semua batasan waktu terpenuhi dan interaksi berjalan sesuai harapan dalam interval waktu yang ditentukan.

How to Draw a Timing Diagram in UML?

Peserta

  1. Inspektur: Orang yang melakukan pemeriksaan.
  2. Inspektur Keselamatan: Entitas yang bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan keselamatan selama proses pemeriksaan.

Analisis Diagram Waktu

  1. Lifeline Inspektur:
    • Status/Kondisi:
      • Diam: Inspektur tidak secara aktif melakukan pemeriksaan.
      • Bekerja pada Terminal: Inspektur sedang bekerja pada terminal.
      • Memeriksa: Inspektur sedang melakukan pemeriksaan.
  2. Lifeline Inspektur Keselamatan:
    • Status/Kondisi:
      • Dibuat: Inspektur keselamatan dibuat.
      • Dipilih: Inspektur keselamatan dipilih untuk pemeriksaan.
      • Dijadwalkan: Inspektur keselamatan dijadwalkan untuk pemeriksaan.
      • Dikonfirmasi: Inspektur keselamatan telah dikonfirmasi untuk inspeksi.
      • Memeriksa: Inspektur keselamatan sedang melakukan inspeksi.
      • Telah Dikirim: Inspektur keselamatan telah mengirim laporan inspeksi.

Interaksi dan Kendala Waktu

  1. Inspektur ke Inspektur Keselamatan:
    • Inspektur membuat inspektur keselamatan, beralih dari “Tidak Aktif” ke “Bekerja pada Terminal.”
    • Inspektur keselamatan dipilih untuk inspeksi, yang seharusnya memakan waktu sekitar 2 hari.
    • Inspektur keselamatan dijadwalkan untuk inspeksi, yang seharusnya memakan waktu sekitar 3 hari.
    • Inspektur keselamatan dikonfirmasi untuk inspeksi pada hari ke-8.
    • Inspektur keselamatan melakukan inspeksi dan mengirim laporan pada hari ke-11.

Diskusi

Memahami Garis Kehidupan

  • Batasan Horizontal: Menggambarkan keberadaan peserta sepanjang waktu.
  • Segmen: Menunjukkan status atau kondisi yang berbeda sepanjang waktu.

Memahami Kendala Durasi

  • Batasan Horizontal dengan Garis Vertikal: Menggambarkan durasi dalam waktu kondisi harus dipenuhi.
  • Titik Awal dan Akhir: Menunjukkan awal dan akhir dari durasi.

Memahami Kendala Waktu

  • Garis Vertikal: Menggambarkan titik-titik waktu tertentu di mana kondisi harus dipenuhi.
  • Perpotongan dengan Garis Kehidupan: Menunjukkan waktu tertentu pada garis kehidupan.

Memahami Kejadian Penghancuran

  • Simbol “X”: Melambangkan penghancuran objek.
  • Akhir Lifeline: Kejadian penghancuran ditempatkan di akhir lifeline.

Memahami Notasi

  • Label dan Anotasi: Menyediakan informasi tambahan mengenai batasan dan kondisi waktu.
  • Informasi Tambahan: Sertakan detail relevan yang membantu memahami aspek waktu dari interaksi.

Kesimpulan

Diagram waktu UML secara efektif memodelkan aspek waktu dari proses inspeksi, memastikan semua batasan waktu terpenuhi dan interaksi berjalan sesuai harapan dalam interval waktu yang ditentukan. Dengan menganalisis diagram waktu, kita dapat mengidentifikasi kemungkinan hambatan dan mengoptimalkan proses agar memenuhi standar yang dibutuhkan.

Referensi

  1. Alat UML Gratis
  2. Apa itu Bahasa Pemodelan Terpadu (UML)?
  3. Alat Diagram UML Online
  4. Tutorial Diagram Kelas UML
  5. Panduan Praktis UML – Semua yang perlu Anda ketahui tentang pemodelan UML
  6. Alat UML & BPMN Terbaik – Modeler Visual Paradigm
  7. Visual Paradigm
  8. Pengantar Diagram UML di Visual Paradigm – ArchiMetric
  9. Ikhtisar 14 Jenis Diagram UML – Visual Paradigm
  10. Tutorial UML, BPMN, dan Agile Gratis – Pelajari Langkah demi Langkah

This post is also available in Deutsch, English, Español, فارسی, Français, 日本語, Polski, Portuguese, Ру́сский, Việt Nam, 简体中文 and 繁體中文.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *