Model dan Notasi Proses Bisnis (BPMN), Diagram Alir, dan Diagram Aktivitas adalah tiga alat populer yang digunakan untuk memodelkan dan memvisualisasikan proses. Masing-masing memiliki keunggulan sendiri dan sesuai untuk tugas-tugas yang berbeda. Di bawah ini adalah tinjauan komprehensif terhadap ketiga alat ini, termasuk konsep kunci, contoh, dan tabel perbandingan.
Model dan Notasi Proses Bisnis (BPMN)
Konsep Kunci:
- Proses: Urutan aktivitas yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu.
- Kejadian: Sesuatu yang terjadi selama proses (misalnya, awal, akhir, kejadian antara).
- Aktivitas: Pekerjaan yang dilakukan dalam suatu proses (misalnya, tugas, sub-proses).
- Gerbang: Titik keputusan yang menentukan alur proses (misalnya, gerbang eksklusif, inklusif, paralel).
- Objek Alir: Meliputi kejadian, aktivitas, dan gerbang.
- Objek Penghubung: Meliputi alur urutan, alur pesan, dan asosiasi.
- Layar Kolam: Digunakan untuk mengelompokkan aktivitas ke dalam kategori terpisah, sering kali mewakili peran atau departemen yang berbeda.
Contoh:
Pertimbangkan sistem pemrosesan pesanan sederhana:
- Kejadian Awal: Pesanan Diterima
- Tugas: Verifikasi Pesanan
- Gerbang Eksklusif: Apakah Pesanan Sah?
- Ya: Lanjutkan ke “Siapkan Pesanan”
- Tidak: Lanjutkan ke “Beritahu Pelanggan”
- Tugas: Siapkan Pesanan
- Tugas: Kirim Pesanan
- Kejadian Akhir: Pesanan Selesai
Bagan Alir
Konsep Kunci:
- Mulai/Akhir: Menunjukkan awal dan akhir dari suatu proses.
- Proses: Melambangkan tugas atau aktivitas.
- Keputusan: Melambangkan titik di mana keputusan dibuat, biasanya mengarah ke jalur yang berbeda.
- Masukan/Keluaran: Melambangkan data yang masuk atau keluar dari proses.
- Garis Alir: Panah yang menunjukkan arah aliran proses.
Contoh:
Bagan alir sederhana untuk proses dukungan pelanggan:
- Mulai: Pelanggan Menghubungi
- Proses: Jawab Panggilan
- Keputusan: Apakah Masalah Diresolusi?
- Ya: Lanjutkan ke “Akhir Panggilan”
- Tidak: Lanjutkan ke “Tingkatkan Masalah”
- Proses: Tingkatkan Masalah
- Proses: Selesaikan Masalah
- Akhir: Akhiri Panggilan
Diagram Aktivitas
Konsep Kunci:
- Node Awal: Melambangkan awal dari alur kerja.
- Aktivitas: Melambangkan tugas atau tindakan.
- Node Keputusan: Melambangkan titik cabang berdasarkan kondisi.
- Node Gabungan: Menggabungkan beberapa aliran masuk menjadi satu.
- Fork/Join: Memisahkan aliran menjadi beberapa aliran bersamaan (fork) dan menyinkronkannya kembali menjadi satu (join).
- Node Akhir: Melambangkan akhir dari alur kerja.
- Swimlane: Digunakan untuk mengelompokkan aktivitas berdasarkan tanggung jawab atau peran.
Contoh:
Diagram aktivitas untuk proses pengembangan perangkat lunak:
- Node Awal: Mulai
- Aktivitas: Pengumpulan Kebutuhan
- Aktivitas: Desain
- Cabang: Memisahkan menjadi aktivitas paralel
- Aktivitas: Pemrograman
- Aktivitas: Pengujian
- Gabung: Menyinkronkan pemrograman dan pengujian
- Node Keputusan: Apakah Perangkat Lunak Diterima?
- Ya: Lanjut ke “Peluncuran”
- Tidak: Lanjut ke “Tinjau Kebutuhan”
- Aktivitas: Peluncuran
- Node Akhir: Akhir
Tabel Perbandingan
| Fitur | BPMN | Diagram Alir | Diagram Aktivitas |
|---|---|---|---|
| Tujuan | Memodelkan proses bisnis | Memvisualisasikan algoritma dan proses | Memodelkan alur kerja dan operasi |
| Kompleksitas | Tinggi | Rendah hingga Sedang | Sedang hingga Tinggi |
| Standarisasi | Standarisasi oleh OMG | Tidak ada standarisasi | Standarisasi oleh OMG |
| Kasus Penggunaan | Manajemen proses bisnis | Proses sederhana, algoritma | Pengembangan perangkat lunak, alur kerja |
| Notasi | Kumpulan simbol yang kaya | Kumpulan simbol sederhana | Kumpulan simbol yang kaya |
| Titik Keputusan | Gerbang | Kotak keputusan | Node keputusan |
| Konsistensi | Didukung | Tidak didukung | Didukung |
| Layar renang | Ya | Tidak | Ya |
| Peristiwa | Peristiwa mulai, akhir, dan perantara | Simbol mulai/akhir | Node awal/akhir |
| Dukungan alat | Banyak alat BPMN yang tersedia | Alat menggambar dasar | Alat UML |
Kesimpulan
BPMN, bagan alir, dan diagram aktivitas masing-masing memiliki tujuan yang berbeda dan sesuai untuk jenis tugas yang berbeda. BPMN sangat ideal untuk proses bisnis yang kompleks, bagan alir sangat baik untuk algoritma dan proses sederhana, dan diagram aktivitas sangat cocok untuk memodelkan alur kerja pengembangan perangkat lunak. Memahami kekuatan dan keterbatasan masing-masing alat dapat membantu Anda memilih yang paling tepat sesuai kebutuhan khusus Anda.
Referensi BPMN
- Panduan Lengkap tentang Visual Paradigm untuk Pemodelan Proses Bisnis
- Menyederhanakan Proses Bisnis dengan Perangkat Lunak Pemodelan Proses Bisnis BPMN dari Visual Paradigm
- Visual Paradigm: Solusi Komprehensif Anda untuk Pemodelan Perusahaan Terpadu
- Mengungkapkan BPMN: Panduan Lengkap tentang Pemodelan Proses Bisnis
- Menavigasi Proses Bisnis dengan BPMN: Odisea Visual
- Visual Paradigm: Platform Pemodelan Visual All-in-One Terbaik untuk Arsitektur Perusahaan dan Desain Perangkat Lunak
- Alat Visual Paradigm Terbaik untuk Pemodelan Proses Bisnis
- Visual Paradigm: Alat Utama untuk Pemodelan ArchiMate EA
- Menguasai Alat BPMN Visual Paradigm: Panduan Pembelajaran Langkah demi Langkah
- Memudahkan Pemodelan Proses Bisnis dengan Alat BPMN Visual Paradigm
- BPMN — Panduan Cepat
- BPMN Secara Singkat — dengan Alat BPMN Online Gratis & Contoh
- Panduan Lengkap tentang BPMN
- Pemodelan Proses As-Is dan To-Be
- Bagaimana Cara Melakukan Analisis Kesenjangan dengan BPMN?
- Visual Paradigm: Suite Komprehensif untuk Pengembangan Proyek TI dan Transformasi Digital
This post is also available in Deutsch, English, Español, فارسی, Français, 日本語, Polski, Portuguese, Ру́сский, Việt Nam, 简体中文 and 繁體中文.












