de_DEen_USes_ESfa_IRfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

BPMN vs Diagram Alir vs Diagram Aktivitas: Tinjauan Komprehensif

Model dan Notasi Proses Bisnis (BPMN), Diagram Alir, dan Diagram Aktivitas adalah tiga alat populer yang digunakan untuk memodelkan dan memvisualisasikan proses. Masing-masing memiliki keunggulan sendiri dan sesuai untuk tugas-tugas yang berbeda. Di bawah ini adalah tinjauan komprehensif terhadap ketiga alat ini, termasuk konsep kunci, contoh, dan tabel perbandingan.

Model dan Notasi Proses Bisnis (BPMN)

Konsep Kunci:

  1. Proses: Urutan aktivitas yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu.
  2. Kejadian: Sesuatu yang terjadi selama proses (misalnya, awal, akhir, kejadian antara).
  3. Aktivitas: Pekerjaan yang dilakukan dalam suatu proses (misalnya, tugas, sub-proses).
  4. Gerbang: Titik keputusan yang menentukan alur proses (misalnya, gerbang eksklusif, inklusif, paralel).
  5. Objek Alir: Meliputi kejadian, aktivitas, dan gerbang.
  6. Objek Penghubung: Meliputi alur urutan, alur pesan, dan asosiasi.
  7. Layar Kolam: Digunakan untuk mengelompokkan aktivitas ke dalam kategori terpisah, sering kali mewakili peran atau departemen yang berbeda.

Contoh:

Pertimbangkan sistem pemrosesan pesanan sederhana:

  1. Kejadian Awal: Pesanan Diterima
  2. Tugas: Verifikasi Pesanan
  3. Gerbang Eksklusif: Apakah Pesanan Sah?
    • Ya: Lanjutkan ke “Siapkan Pesanan”
    • Tidak: Lanjutkan ke “Beritahu Pelanggan”
  4. Tugas: Siapkan Pesanan
  5. Tugas: Kirim Pesanan
  6. Kejadian Akhir: Pesanan Selesai

Bagan Alir

Konsep Kunci:

  1. Mulai/Akhir: Menunjukkan awal dan akhir dari suatu proses.
  2. Proses: Melambangkan tugas atau aktivitas.
  3. Keputusan: Melambangkan titik di mana keputusan dibuat, biasanya mengarah ke jalur yang berbeda.
  4. Masukan/Keluaran: Melambangkan data yang masuk atau keluar dari proses.
  5. Garis Alir: Panah yang menunjukkan arah aliran proses.

Contoh:

Bagan alir sederhana untuk proses dukungan pelanggan:

  1. Mulai: Pelanggan Menghubungi
  2. Proses: Jawab Panggilan
  3. Keputusan: Apakah Masalah Diresolusi?
    • Ya: Lanjutkan ke “Akhir Panggilan”
    • Tidak: Lanjutkan ke “Tingkatkan Masalah”
  4. Proses: Tingkatkan Masalah
  5. Proses: Selesaikan Masalah
  6. Akhir: Akhiri Panggilan

Diagram Aktivitas

Konsep Kunci:

  1. Node Awal: Melambangkan awal dari alur kerja.
  2. Aktivitas: Melambangkan tugas atau tindakan.
  3. Node Keputusan: Melambangkan titik cabang berdasarkan kondisi.
  4. Node Gabungan: Menggabungkan beberapa aliran masuk menjadi satu.
  5. Fork/Join: Memisahkan aliran menjadi beberapa aliran bersamaan (fork) dan menyinkronkannya kembali menjadi satu (join).
  6. Node Akhir: Melambangkan akhir dari alur kerja.
  7. Swimlane: Digunakan untuk mengelompokkan aktivitas berdasarkan tanggung jawab atau peran.

Contoh:

Diagram aktivitas untuk proses pengembangan perangkat lunak:

  1. Node Awal: Mulai
  2. Aktivitas: Pengumpulan Kebutuhan
  3. Aktivitas: Desain
  4. Cabang: Memisahkan menjadi aktivitas paralel
    • Aktivitas: Pemrograman
    • Aktivitas: Pengujian
  5. Gabung: Menyinkronkan pemrograman dan pengujian
  6. Node Keputusan: Apakah Perangkat Lunak Diterima?
    • Ya: Lanjut ke “Peluncuran”
    • Tidak: Lanjut ke “Tinjau Kebutuhan”
  7. Aktivitas: Peluncuran
  8. Node Akhir: Akhir

Tabel Perbandingan

Fitur BPMN Diagram Alir Diagram Aktivitas
Tujuan Memodelkan proses bisnis Memvisualisasikan algoritma dan proses Memodelkan alur kerja dan operasi
Kompleksitas Tinggi Rendah hingga Sedang Sedang hingga Tinggi
Standarisasi Standarisasi oleh OMG Tidak ada standarisasi Standarisasi oleh OMG
Kasus Penggunaan Manajemen proses bisnis Proses sederhana, algoritma Pengembangan perangkat lunak, alur kerja
Notasi Kumpulan simbol yang kaya Kumpulan simbol sederhana Kumpulan simbol yang kaya
Titik Keputusan Gerbang Kotak keputusan Node keputusan
Konsistensi Didukung Tidak didukung Didukung
Layar renang Ya Tidak Ya
Peristiwa Peristiwa mulai, akhir, dan perantara Simbol mulai/akhir Node awal/akhir
Dukungan alat Banyak alat BPMN yang tersedia Alat menggambar dasar Alat UML

Kesimpulan

BPMN, bagan alir, dan diagram aktivitas masing-masing memiliki tujuan yang berbeda dan sesuai untuk jenis tugas yang berbeda. BPMN sangat ideal untuk proses bisnis yang kompleks, bagan alir sangat baik untuk algoritma dan proses sederhana, dan diagram aktivitas sangat cocok untuk memodelkan alur kerja pengembangan perangkat lunak. Memahami kekuatan dan keterbatasan masing-masing alat dapat membantu Anda memilih yang paling tepat sesuai kebutuhan khusus Anda.

Referensi BPMN

This post is also available in Deutsch, English, Español, فارسی, Français, 日本語, Polski, Portuguese, Ру́сский, Việt Nam, 简体中文 and 繁體中文.