de_DEen_USes_ESfa_IRfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

Tutorial Use Case: Memahami Konsep Kunci dan Use Case Bisnis

Pendahuluan

Use caseadalah alat dasar dalam pengembangan perangkat lunak dan teknik sistem, memberikan cara terstruktur untuk menangkap persyaratan fungsional suatu sistem dari sudut pandang pengguna. Tutorial ini akan menjelaskan konsep kunci tentang use case, dengan fokus pada use case bisnis, dan akan menggunakan contoh yang disediakan untuk menggambarkan konsep-konsep tersebut.

PlantUML Diagram

Konsep Kunci dalam Use Case

1. Aktor

Aktor mewakili entitas apa pun yang berinteraksi dengan sistem. Mereka bisa berupa manusia, sistem lain, atau entitas eksternal. Dalam contoh yang disediakan, aktor-aktornya adalah:

  • Pemandu Wisata: Sebuah aktor bisnis yang terkait dengan bandara.
  • Penumpang: Sebuah aktor bisnis yang merupakan pengguna utama layanan bandara.

2. Use Case

Use casemendeskripsikan interaksi antara aktor dan sistem untuk mencapai tujuan tertentu. Mereka direpresentasikan sebagai oval dalam diagram use case. Dalam contoh:

  • Pemeriksaan Masuk Kelompok
  • Pemeriksaan Masuk Perorangan
  • Pemeriksaan Bagasi
  • Pemeriksaan Keamanan

3. Hubungan

Use casedapat memiliki berbagai hubungan satu sama lain:

  • Sertakan: Sebuah use case menyertakan perilaku use case lain.
  • Perluas: Sebuah use case memperluas perilaku use case lain di bawah kondisi tertentu.
  • Generalisasi: Hubungan generalisasi antar aktor menunjukkan bahwa satu aktor merupakan versi yang lebih spesifik dari aktor lain.
  • Asosiasi: Hubungan langsung antara aktor dan use case.

4. Use Case Bisnis

Use case bisnis berfokus pada tujuan dan interaksi dalam konteks bisnis. Mereka menggambarkan bagaimana bisnis beroperasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam contoh ini, semua use case adalah use case bisnis dalam konteks sebuah bandara.

5. Subjek/Batasan Bisnis

Subjek atau batasan bisnis menentukan cakupan sistem yang dimodelkan. Dalam contoh ini, batasan bisnis adalah ‘Bandara’.

Penjelasan Contoh

Aktor

  • Pemandu Wisata: Terkait dengan bandara dan dapat berinteraksi dengan sistem atas nama sekelompok penumpang.
  • Penumpang: Pengguna utama layanan bandara, berinteraksi langsung dengan berbagai use case.

Use Case

  • Cek-in Kelompok: Sebuah use case di mana pemandu wisata melakukan cek-in untuk sekelompok penumpang.
  • Cek-in Perorangan: Sebuah use case di mana seorang penumpang melakukan cek-in secara perorangan.
  • Cek-in Bagasi: Sebuah use case di mana penumpang melakukan cek-in bagasinya.
  • Pemeriksaan Keamanan: Sebuah use case di mana penumpang melewati pemeriksaan keamanan.

Hubungan

  • Hubungan Include: Use case ‘Cek-in Kelompok’ mencakup use case ‘Cek-in Perorangan’, yang berarti perilaku cek-in perorangan merupakan bagian dari proses cek-in kelompok.
  • Hubungan Extend: Use case ‘Cek-in Bagasi’ memperluas use case ‘Cek-in Perorangan’, yang berarti cek-in bagasi merupakan langkah tambahan yang dapat terjadi selama cek-in perorangan.
  • Generalisasi: Aktor ‘Penumpang’ merupakan generalisasi dari jenis penumpang lain yang spesifik (tidak ditampilkan secara eksplisit dalam diagram ini tetapi tersirat).
  • Asosiasi: Aktor “Pemandu Wisata” dan “Penumpang” masing-masing terkait dengan kasus penggunaan “Check-in Kelompok” dan “Check-in Perorangan.”

Batasan Bisnis

  • “Bandara” adalah batasan bisnis, mencakup semua kasus penggunaan dan interaksi di dalam cakupannya.

Perbedaan Antara Kasus Penggunaan Bisnis dan Kasus Penggunaan Sistem

Kasus Penggunaan Bisnis

  • Berfokus pada tujuan dan operasi bisnis.
  • Mendeskripsikan bagaimana bisnis berinteraksi dengan lingkungannya.
  • Sering digunakan dalam pemodelan proses bisnis dan arsitektur perusahaan.
  • Contoh: “Check-in Kelompok” di bandara.

Kasus Penggunaan Sistem

  • Berfokus pada persyaratan fungsional dari sistem perangkat lunak.
  • Mendeskripsikan bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem untuk mencapai tujuan tertentu.
  • Sering digunakan dalam pengembangan perangkat lunak dan rekayasa kebutuhan.
  • Contoh: “Masuk Pengguna” dalam sistem perbankan daring.

Kesimpulan

Kasus penggunaanadalah alat yang kuat untuk menangkap dan memahami persyaratan fungsional dari suatu sistem. Dengan mendefinisikan aktor, kasus penggunaan, dan hubungan antar keduanya, Anda dapat membuat model yang jelas dan komprehensif tentang bagaimana sistem seharusnya berperilaku. Kasus penggunaan bisnis, khususnya, membantu memahami operasi bisnis dan interaksi dalam konteks tertentu. Contoh bandara yang disediakan menggambarkan konsep-konsep ini secara efektif, menunjukkan bagaimana aktor yang berbeda berinteraksi dengan berbagai kasus penggunaan di dalam batasan bisnis.

This post is also available in Deutsch, English, Español, فارسی, Français, 日本語, Polski, Portuguese, Ру́сский, Việt Nam, 简体中文 and 繁體中文.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *