de_DEen_USes_ESfa_IRfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

Panduan untuk Diagram Objek UML

Pendahuluan

Diagram Objek dalam Bahasa Pemodelan Terpadu (UML) adalah jenis diagram struktur statis yang menunjukkan gambaran kondisi rinci suatu sistem pada saat tertentu. Ini mirip dengan Diagram Kelas tetapi berfokus pada contoh kelas (objek) dan hubungan antar objek.

Konsep Kunci

  1. Objek: Direpresentasikan sebagai persegi panjang, serupa dengan kelas, tetapi dengan nama yang digarisbawahi untuk menunjukkan contoh.
  2. Tautan: Koneksi antar objek, yang mewakili hubungan.
  3. Atribut: Nilai-nilai tertentu untuk atribut objek.
  4. Asosiasi: Garis yang menghubungkan objek, menunjukkan bagaimana mereka saling terkait.

Komponen dalam Diagram Objek

1. Objek dan Kelas

  • MainFrame: Ini adalah objek pusat dalam diagram. Kemungkinan besar mewakili jendela utama atau bingkai aplikasi.
  • InspectorForm: Objek ini terkait dengan MainFrame dan diberi label dengan stereotip «boundary», yang menunjukkan bahwa ini merupakan bagian dari antarmuka pengguna.
  • InspectorController: Objek ini terkait dengan InspectorForm dan diberi label dengan stereotip «control», yang menunjukkan bahwa ini menangani logika untuk fungsi inspeksi.
  • SafetyInspectionForm: Objek batas lain yang terkait dengan MainFrame, kemungkinan besar mewakili formulir untuk inspeksi keselamatan.
  • SafetyInspectionPrinter: Objek ini terkait dengan SafetyInspectionForm dan diberi stereotip «control», menunjukkan bahwa objek ini menangani logika pencetakan untuk inspeksi keselamatan.
  • SafetyInspection: Objek ini diberi stereotip «entity», menunjukkan bahwa objek ini mewakili data atau entitas bisnis yang terkait dengan inspeksi keselamatan.
  • SafetyInspectionController: Objek ini terkait dengan SafetyInspection dan diberi stereotip «control», menunjukkan bahwa objek ini menangani logika untuk inspeksi keselamatan.

2. Hubungan

  • Asosiasi: Garis yang menghubungkan objek mewakili asosiasi. Sebagai contoh, MainFrame terkait dengan InspectorForm dan SafetyInspectionForm.
  • Ketergantungan: Panah menunjukkan ketergantungan antar objek. Misalnya, InspectorForm bergantung pada InspectorController.

3. Stereotip

  • «boundary»: Menunjukkan objek yang merupakan bagian dari antarmuka pengguna.
  • «control»: Menunjukkan objek yang menangani logika atau alur kontrol.
  • «entity»: Menunjukkan objek yang mewakili data atau entitas bisnis.

Langkah-langkah Membuat Diagram Objek

  1. Identifikasi Objek: Tentukan objek utama dalam sistem Anda yang ingin Anda modelkan. Ini adalah contoh dari kelas.
  2. Tentukan Atribut: Tentukan atribut dari setiap objek dan nilai-nilainya pada saat tertentu.
  3. Tetapkan Tautan: Gambar garis untuk menunjukkan hubungan antar objek. Gunakan panah untuk menunjukkan ketergantungan atau asosiasi berarah.
  4. Tambahkan Stereotip: Gunakan stereotip untuk mengkategorikan objek (misalnya, «boundary»«control»«entity»).
  5. Label Asosiasi: Beri label dengan jelas pada asosiasi untuk menunjukkan sifat hubungan tersebut.

Analisis Contoh dari Diagram yang Dilampirkan

  1. MainFrame: Objek pusat yang kemungkinan besar mewakili jendela utama aplikasi.
  2. InspectorForm: Objek batas yang terkait dengan MainFrame, yang mewakili formulir untuk inspeksi.
  3. InspectorController: Objek kontrol yang menangani logika untuk InspectorForm.
  4. SafetyInspectionForm: Objek batas lainnya yang terkait dengan MainFrame, yang mewakili formulir untuk inspeksi keselamatan.
  5. SafetyInspectionPrinter: Objek kontrol yang menangani logika pencetakan untuk SafetyInspectionForm.
  6. SafetyInspection: Objek entitas yang mewakili data terkait inspeksi keselamatan.
  7. SafetyInspectionController: Objek kontrol yang menangani logika untuk SafetyInspection.

Kesimpulan

Diagram Objek memberikan tampilan rinci dari keadaan sistem pada waktu tertentu, menunjukkan contoh kelas dan hubungan antar mereka. Ini berguna untuk memahami struktur runtime suatu sistem dan bagaimana objek saling berinteraksi. Diagram yang dilampirkan menggambarkan konfigurasi umum untuk sistem inspeksi, dengan perbedaan yang jelas antara objek batas, kontrol, dan entitas.

Referensi

  1. Apa itu Diagram Objek?
  2. Diagram Objek dalam UML: Menjembatani kesenjangan antara Kelas dan Instans – Panduan Visual Paradigm
  3. Bagaimana cara menggambar Diagram Objek?
  4. Diagram Objek – Diagram UML 2 – Alat Pemodelan UML
  5. Diagram kelas vs diagram objek dalam UML – Panduan Visual Paradigm

Referensi ini seharusnya memberikan dasar yang kuat untuk memahami dan membuat Diagram Objek UML.

 

This post is also available in Deutsch, English, Español, فارسی, Français, 日本語, Polski, Portuguese, Ру́сский, Việt Nam, 简体中文 and 繁體中文.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *