{"id":631,"date":"2022-01-26T01:57:30","date_gmt":"2022-01-26T01:57:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?p=631"},"modified":"2025-02-11T17:55:34","modified_gmt":"2025-02-11T09:55:34","slug":"introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/","title":{"rendered":"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM)"},"content":{"rendered":"<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"8f5e\">TOGAF (Kerangka Arsitektur The Open Group) adalah kerangka organisasi terbuka. Kerangka itu sendiri adalah kumpulan pengetahuan yang terdokumentasi dengan baik, termasuk metode yang terperinci dan seperangkat alat pendukung untuk mengembangkan arsitektur perusahaan. TOGAF 9.2 adalah versi terbaru dari kerangka tersebut.<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"5da1\">TOGAF dikembangkan dan dipelihara oleh anggota The Open Group dan bekerja dalam tim yang disebut Forum Arsitektur. Pengembangan pertama TOGAF versi 1 dihasilkan pada tahun 1995, dan versi-versi berikutnya dari TOGAF memperluas dan meningkatkan sistem pengetahuan ini.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"83e5\">TOGAF dikembangkan melalui upaya bersama lebih dari 300 anggota forum arsitektur yang mewakili beberapa perusahaan dan organisasi terkemuka di dunia, sehingga merupakan ringkasan yang baik tentang praktik arsitektur perusahaan secara umum.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"84a1\">Mengembangkan dan memelihara arsitektur perusahaan adalah proses yang kompleks yang melibatkan banyak pemangku kepentingan dan proses pengambilan keputusan. TOGAF membantu dengan mendokumentasikan spesifikasi arsitektur perusahaan, proses, dan produk kerja.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"f01c\">Dengan menggunakan TOGAF, organisasi dapat mengembangkan arsitektur perusahaan yang konsisten yang mencerminkan kebutuhan pemangku kepentingan, mengadopsi praktik terbaik, dan mempertimbangkan kebutuhan saat ini serta kebutuhan bisnis yang dipersepsikan di masa depan.<\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--li\" id=\"7280\">Dari mana asal TOGAF?<\/h4>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h4\" id=\"ad1d\">TOGAF berasal dari Kerangka Arsitektur Teknologi Manajemen Informasi Departemen Pertahanan AS (TAFIM). TOGAF 1.0 akhirnya dirilis pada tahun 1995 setelah bertahun-tahun eksplorasi, dengan izin dari Departemen Pertahanan AS dan bantuan investasi besar dari pemerintah AS. TOGAF telah merilis versi kesembilan sejauh ini, TOGAF 9 (rilis terbaru adalah TOGAF 9.2)<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"cae1\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*ncEFbUj-bc3tfpgm\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/img_61f75926c0aa1.jpg\"\/><\/figure>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--figure\" id=\"e60c\">Mengapa TOGAF?<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"bc36\">Arsitektur TI perlu mencerminkan dengan dekat tujuan bisnis organisasi. Memang, teknik tertentu (skenario bisnis) harus digunakan untuk memastikan bahwa tujuan bisnis dipahami dengan baik oleh arsitek TI, dan tercermin dalam arsitektur TI yang dikembangkan menggunakan TOGAF.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"d37b\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*JsyduY-JwJS-uwG3.png\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0JsyduY-JwJS-uwG3.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"d81d\">Berikut adalah alasan mengapa kita harus mengadopsi TOGAF ADM untuk pengembangan arsitektur:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"bcb0\">Metode umum yang komprehensif<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"3291\">Pelengkap, bukan pesaing, kerangka kerja lainnya<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"c9d5\">Diterima secara luas di pasar<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"8419\">Dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan industri<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"e0a5\">Tersedia di bawah lisensi gratis seumur hidup<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"f8e2\">Standar terbuka yang netral terhadap vendor, alat, dan teknologi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"e16b\">Menghindari menciptakan kembali roda<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"8e50\">Penyelarasan TI bisnis<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"77e0\">Berdasarkan praktik terbaik<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"e5d7\">Kemungkinan untuk berpartisipasi dalam evolusi kerangka kerja<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"9632\">Apa itu ADM?<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"7503\">Metode Pengembangan Arsitektur (ADM) diterapkan untuk mengembangkan arsitektur perusahaan yang akan memenuhi kebutuhan bisnis dan teknologi informasi suatu organisasi. TOGAF ADM adalah hasil kontribusi berkelanjutan dari sejumlah besar praktisi arsitektur untuk melayani tujuan berikut:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"f196\">Ini menggambarkan metode untuk mengembangkan dan mengelola siklus hidup arsitektur perusahaan, dan membentuk inti dari TOGAF.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"6219\">Ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kemudian digunakan untuk mengelola pelaksanaan kegiatan perencanaan arsitektur.<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--li\" id=\"296d\">Metode pengembangan arsitektur &#8211; sering disebut sebagai singkatan ADM &#8211; adalah proses rinci langkah demi langkah yang digunakan untuk mengembangkan atau mengubah arsitektur perusahaan.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"686c\">ADM menggambarkan 10 fase yang mencakup siklus pengembangan arsitektur.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"ce2b\">Fase-fase ini adalah:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"b6ff\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Tahap awal<\/strong><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"00ec\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Fase A<\/strong>: Visi Arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"210d\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Fase B<\/strong>: Arsitektur Bisnis<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"9a2c\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Fase C<\/strong>: Arsitektur Sistem Informasi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"ab4e\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Fase D<\/strong>: Arsitektur Teknis<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"c6a2\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Fase E<\/strong>: Peluang dan Solusi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"f6c9\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Fase F<\/strong>: Perencanaan migrasi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"dbe2\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Tahap G<\/strong>: Menerapkan tata kelola<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"2857\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Fase H<\/strong>: Manajemen perubahan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"5399\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Manajemen kebutuhan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"e25d\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*XfoBJEa1gwUbhew2\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/img_61f7592834b74.png\"\/><\/figure>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--figure\" id=\"9533\">Input dan Output ADM<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"c9d2\">TOGAF menyediakan sejumlah hasil input dan output dari setiap fase:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"c218\">Ini adalah saran dan tidak perlu diikuti secara tepat<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"33f6\">Setiap hasil yang dihasilkan harus diberi versi untuk menunjukkan kapan perubahan telah terjadi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"de83\">Penomoran versi yang ditampilkan juga merupakan saran dan tidak perlu diikuti<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"9d66\">Hasil yang harus disampaikan<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"06b0\">Produk kerja yang ditentukan secara kontraktual dan kemudian ditinjau secara formal, disetujui, dan ditandatangani oleh para pemangku kepentingan. Ini biasanya akan diarsipkan setelah penyelesaian proyek, atau dialihkan ke Repository Arsitektur sebagai model referensi<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"3429\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*KtIgci7Ds47xVvBb.png\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0KtIgci7Ds47xVvBb.png\"\/><\/figure>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--figure\" id=\"14fb\">Tahap awal:<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"80c0\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*-H-Sm_8y43cofHyY.gif\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0-H-Sm_8y43cofHyY.gif\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"273f\">Tujuan utama dari tahap awal adalah untuk menentukan dan menetapkan kemampuan arsitektur yang diperlukan dari organisasi.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"4177\">Salah satu bagian kunci adalah menentukan apa yang perlu dilakukan dan bagaimana cara mengimplementasikannya. Misalnya, keluaran utama adalah sebuah<strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">permintaan kerja arsitektur<\/strong>yang menguraikan persyaratan dan memutuskan ruang lingkup, struktur, alat, atau kerangka arsitektur yang diperlukan untuk mendukung pekerjaan ini.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"fd8b\">Pada tahap ini, TOGAF secara khusus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan iterasi ADM yang akan datang. Kami mendefinisikan prinsip dasar, mengevaluasi kemampuan struktur dan bisnis perusahaan untuk melakukan perubahan yang diperlukan, dan mengintegrasikan TOGAF dengan kerangka manajemen lainnya. Ada langkah-langkah di tahap ini untuk membatasi organisasi perusahaan yang terpengaruh oleh perubahan yang diusulkan, mengonfirmasi kerangka tata kelola dan dukungan yang benar, mendefinisikan dan membentuk tim dan organisasi EA, mengidentifikasi dan menetapkan prinsip arsitektur, menyesuaikan TOGAF dan kerangka lainnya, serta menerapkan alat. Di akhir fase ini, tim EA harus siap untuk mengikuti iterasi siklus ADM. Ini sebagian karena tahap awal ditunjukkan di bagian atas diagram ADM dan di luar loop utama dari tahap A hingga H.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"1fa6\">Fase A: Visi arsitektur:<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"b798\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*2Q98Jk09yhTWIkIs.gif\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/02Q98Jk09yhTWIkIs.gif\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"9e45\">Fase A memberikan pernyataan kerja arsitektur yang jelas yang akan disediakan dalam iterasi ADM. Ini juga memberikan visi untuk arsitektur perusahaan yang diusulkan. Rasa arah ini sangat penting untuk membimbing pekerjaan ADM sepanjang proses iterasi. Pernyataan<strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">pernyataan kerja arsitektur<\/strong>menentukan prosedur untuk mengembangkan dan menerapkan arsitektur yang diuraikan dalam visi arsitektur. Ini adalah visi yang memberikan keinginan tingkat tinggi untuk fungsionalitas dan nilai bisnis yang akan diberikan oleh arsitektur perusahaan yang diusulkan. Dimulai dengan aplikasi pekerjaan konstruksi, Fase A menyediakan alat (visi ini) untuk menjual manfaat dari kemampuan yang diusulkan kepada pemangku kepentingan dan pengambil keputusan di perusahaan. Skenario bisnis digunakan untuk memahami persyaratan bisnis dan membantu memperjelas persyaratan arsitektur yang diimplikasikan oleh fungsi yang diperlukan. Ini didokumentasikan dalam pernyataan kerja arsitektur dan digunakan untuk membangun konsensus untuk mendukung arsitektur akhir. Ketika organisasi sponsor menandatangani dokumen tersebut, konsensus akan muncul.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"e963\">Langkah-langkah dalam Fase A adalah untuk mengubah permintaan kerja konstruksi menjadi pernyataan kerja arsitektur yang jelas, dan untuk memastikan bahwa perusahaan mampu, siap, bersedia, dan berkomitmen untuk melakukan perubahan arsitektur yang diperlukan. Ini melibatkan pembentukan proyek arsitektur, termasuk mendefinisikan ruang lingkupnya, serta mengonfirmasi dan merinci prinsip arsitektur dan bisnis. Fase A mengidentifikasi pemangku kepentingan dan kekhawatiran serta persyaratan mereka, dan mengonfirmasi tujuan bisnis, faktor pendorong, dan batasan dari fase awal. Untuk memastikan keberhasilan, ini juga menilai kemampuan bisnis, menilai kesiapan untuk transformasi bisnis, dan menyelesaikan risiko transformasi.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"2819\">Fase B: Arsitektur bisnis:<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"3e9a\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*JCZDOKmvF2kc71a8.gif\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0JCZDOKmvF2kc71a8.gif\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"e65a\">TOGAF menganggap arsitektur perusahaan sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan bisnis-inilah sebabnya fase pengembangan arsitektur pertama berurusan dengan<strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">arsitektur bisnis<\/strong>\u00a0.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"e4d2\">ADM dari sudut pandang bisnis\u200a\u2014\u200adi tahap awal<strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">permintaan kerja infrastruktur<\/strong>untuk menentukan permintaan bisnis yang kuat, dan lebih lanjut disempurnakan untuk Fase A di<strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">pekerjaan infrastruktur<\/strong>dan<strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">pernyataan visi arsitektur<\/strong><\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"67d5\">Salah satu tujuan kunci dari fase arsitektur bisnis adalah untuk mengembangkan arsitektur bisnis target, yang menunjukkan bagaimana perusahaan mewujudkan visi arsitektur dan menyelesaikan permintaan kerja arsitektur. Tujuan keduanya adalah untuk pertama-tama mengidentifikasi komponen peta jalan arsitektur kandidat untuk menjembatani kesenjangan antara baseline dan arsitektur bisnis target. TOGAF menganggap pengetahuan arsitektur bisnis sebagai prasyarat untuk pekerjaan arsitektur di bidang lain (seperti data, aplikasi, dan teknologi). Arsitektur bisnis juga menunjukkan kepada pemangku kepentingan kunci nilai komersial dan pengembalian investasi dari pekerjaan arsitektur. Model bisnis, seperti model aktivitas atau proses, kasus penggunaan dan model kelas, atau diagram koneksi node,<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"6532\">Ketiga fase pengembangan arsitektur (B, C, dan D) mengikuti langkah-langkah yang serupa. Penting untuk menggunakan kembali model referensi yang tersedia dan menyesuaikan semua keluaran untuk menangani sudut pandang pemangku kepentingan. Kemudian, arsitek mengembangkan deskripsi baseline dan tujuan dari arsitektur bisnis, dan melakukan analisis kesenjangan untuk menentukan bagaimana bertransformasi dari satu ke yang lain.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"f3df\">Fase C: Arsitektur Sistem Informasi:<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"750d\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*4khwOxJE2HfHJIQW.gif\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/04khwOxJE2HfHJIQW.gif\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"6ac3\">TOGAF membagi Fase C-Arsitektur Sistem Informasi-menjadi dua bagian, mencakup pengembangan<strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">data<\/strong>dan<strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">aplikasi<\/strong>arsitektur. Dokumen TOGAF memiliki bab pengantar singkat yang mencakup dua domain, diikuti oleh bab terpisah tentang data dan aplikasi. Seperti pada tahap pengembangan arsitektur lainnya (B&amp;D), tujuannya adalah untuk mengembangkan arsitektur sistem informasi target untuk data dan aplikasi, dan untuk menentukan komponen peta jalan arsitektur kandidat berdasarkan kesenjangan antara baseline dan arsitektur target.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"4cc9\">Fase C selalu melibatkan kombinasi arsitektur data dan aplikasi. Menyediakan keduanya termasuk, dan tidak masalah dalam urutan apapun-ada pendukung untuk kedua metode. Langkah-langkah untuk data dan aplikasi sangat mirip-pilih model referensi, sudut pandang dan alat; kembangkan baseline dan kemudian temukan deskripsi arsitektur, lakukan analisis kesenjangan dan definisikan komponen peta jalan kandidat; dan selesaikan dampak apa pun dalam lingkungan arsitektur secara keseluruhan. Setelah tinjauan pemangku kepentingan formal, arsitektur akhirnya ditentukan dan dokumen definisi arsitektur dibuat.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"dd5e\">Perbedaan utama antara data dan aplikasi terletak pada tema, yang tercermin dalam penggunaan model referensi, teknologi, dan representasi arsitektur yang berbeda. Misalnya, arsitektur data dapat menggunakan hubungan entitas atau diagram kelas, sementara arsitektur aplikasi dapat menggunakan diagram komunikasi aplikasi atau diagram rekayasa perangkat lunak.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"c94d\">Fase D: Arsitektur teknis:<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"3194\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*_cDb4BnW8UiJEgbu.gif\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0_cDb4BnW8UiJEgbu.gif\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"6c5e\">Fase D adalah fase TOGAF, yang mengembangkan arsitektur teknis untuk proyek arsitektur. Arsitektur teknologi menggambarkan struktur dan interaksi layanan platform serta komponen teknologi logis dan fisik. Fase D mengembangkan arsitektur teknologi target, yang mendukung komponen data dan aplikasi (dikembangkan di fase C) untuk mewujudkan komponen bisnis.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"114f\">Arsitektur yang dikembangkan dalam fase B, C, dan D digabungkan untuk mewujudkan visi arsitektur-menyelesaikan kekhawatiran pemangku kepentingan dan permintaan kerja konstruksi. Seperti pada fase pengembangan arsitektur lainnya, Fase D mengidentifikasi komponen peta jalan arsitektur kandidat untuk mencapai transisi dari Baseline ke Target. Langkah-langkah dalam Fase D hampir sama dengan yang ada di Fase B dan Fase C-perbedaan utamanya adalah bahwa fokus sekarang adalah pada teknologi. Oleh karena itu, ini mencakup model referensi teknis dan standar atau ukuran teknis-seperti kinerja, pemeliharaan, lokasi, dan latensi atau ketersediaan.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"9b75\">Menentukan keluaran dan hasil yang harus disampaikan sangat penting untuk membantu membangun arsitektur teknis yang benar-benar mendukung sistem informasi dan arsitektur bisnis. Memperoleh ruang lingkup yang tepat dapat mempercepat pengembalian, sementara ruang lingkup yang terlalu besar akan menghambat implementasi yang sukses. Ini bukan tentang teknologi penerapan itu sendiri, tetapi pengembangan arsitektur teknis yang benar-benar menangani visi arsitektur dan permintaan kerja.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"9822\">Fase E: Peluang dan solusi:<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"0a09\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*ZSnmuQG5spOLUj_N.gif\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0ZSnmuQG5spOLUj_N.gif\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"23e4\">Fase E mendapatkan namanya-ini adalah untuk menemukan peluang untuk menyediakan arsitektur target dengan menerapkan solusi spesifik. Fase E menghasilkan versi lengkap pertama dari peta jalan arsitektur dengan menggabungkan rekomendasi dari analisis dan fase pengembangan bangunan-B, C, dan D.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"0b86\">Pada tahap ini, fokus utama adalah pada bagaimana menyediakan arsitektur. Oleh karena itu, ini berfokus pada pembuatan peta jalan arsitektur, mencantumkan paket kerja dalam garis waktu untuk mencapai arsitektur target. Ketika perubahan begitu besar sehingga tidak mungkin untuk langsung beralih dari baseline ke arsitektur target, maka tahap E akan menghasilkan pendekatan bertahap, yang terdiri dari arsitektur menengah atau transisi. Fase E memetakan perubahan arsitektur yang diperlukan ke prosedur investasi dan proyek yang memiliki dana dan sumber daya untuk melaksanakan paket kerja, dan menyediakan arsitektur transisi dan target. Input pada tahap ini hampir semuanya adalah keluaran dari tahap awal. Langkah-langkah ini mengambil keluaran ini; mengonsolidasikannya, menganalisis ketergantungan dan menyelesaikan perbedaan; dan mengonfirmasi kembali bahwa organisasi dapat melakukan perubahan. Fase E meningkatkan dan memperbarui persyaratan, dokumen arsitektur, dan peta jalan arsitektur. Keluaran kunci adalah langkah pertama dalam rencana implementasi dan migrasi.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"acd5\">Fase F: Perencanaan migrasi:<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"e363\">Tahap awal ADM mengidentifikasi kebutuhan akan perubahan arsitektur dan kemudian mengembangkan arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknis untuk mendukung kebutuhan ini. Kemudian, di fase kedua, rencana implementasi dan migrasi tingkat tinggi dikembangkan untuk memanfaatkan peluang investasi dan mengidentifikasi solusi spesifik. Arsitektur Target: Fase F menyelesaikan rencana implementasi dan migrasi yang terperinci, serta peta jalan arsitektur akhir.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"c335\">Ini juga memastikan bahwa rencana tersebut terkoordinasi dengan metode manajemen perubahan yang digunakan di dalam perusahaan dan rencana lainnya dalam portofolio perubahan secara keseluruhan. Akhirnya, Fase F memastikan bahwa pemangku kepentingan kunci sepenuhnya memahami nilai bisnis, biaya paket kerja, dan arsitektur transisi serta masa depan. Meskipun tahap awal ADM sangat dipandu oleh tim arsitektur perusahaan, tahap dari E hingga H memerlukan kolaborasi dengan agen perubahan lainnya.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"254f\">Fase F secara khusus memerlukan kerja sama yang erat di antara empat kerangka manajemen untuk membuat rencana implementasi dan pemindahan menjadi sukses.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"bd16\">Empat area adalah:<\/p>\n<ol class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"0142\">rencana bisnis<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"08a7\">Arsitektur Perusahaan<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"6c4f\">Manajemen portofolio<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"1554\">manajemen proyek<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--li\" id=\"9e49\">Melalui kerjasama, keempat area ini harus memprioritaskan pekerjaan, menggunakan kriteria seperti evaluasi kinerja, pengembalian investasi, nilai bisnis, faktor kunci keberhasilan, pengukuran efektivitas, dan kesesuaian strategis.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"efa3\">Tahap G: Terapkan tata kelola:<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"ca31\">Pengembangan dan implementasi yang sebenarnya berlangsung bersamaan dengan fase G. Fase G memastikan bahwa proyek implementasi dan proyek lainnya yang sedang berlangsung sesuai dengan arsitektur yang telah ditentukan.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"9de0\">Biasanya, arsitektur target dikembangkan sebagai serangkaian transformasi untuk mencapai nilai bisnis dan manfaat secepat mungkin dan untuk mengurangi risiko dalam rencana transformasi. Setiap transformasi adalah langkah menuju perusahaan target untuk mewujudkan kepentingan bisnisnya sendiri.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"3093\">Pada saat kita mencapai fase G, arsitektur telah dikembangkan (dalam fase A hingga D), peluang dan solusi untuk menyediakan arsitektur telah diidentifikasi (dalam fase E), dan rencana implementasi dan migrasi yang rinci telah diselesaikan (dalam fase F). Dengan demikian, peran tim arsitektur Fase G adalah untuk memberikan pengawasan terhadap implementasi arsitektur. Ini dilakukan dengan memvalidasi ruang lingkup dan prioritas penyebaran, membimbing pengembangan dan penyebaran solusi, serta melakukan tinjauan kepatuhan.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"ab8b\">Dokumen kontrak arsitektur digunakan untuk mendorong perubahan arsitektur. Dihasilkan pada awal fase G dan disetujui oleh fungsi arsitektur dan mereka yang bertanggung jawab atas implementasi, ini adalah mekanisme untuk menilai kepatuhan tata kelola arsitektur.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"2da4\">Fase H: Manajemen perubahan struktur:<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"7dbd\">Tidak ada yang berjalan sesuai rencana &#8211; akan selalu ada kebutuhan baru dan perubahan pada arsitektur. Fase H menggambarkan proses manajemen perubahan untuk mengelola perubahan pada arsitektur dengan cara yang kohesif dan terstruktur. Biasanya, ini memerlukan pemantauan terus-menerus terhadap permintaan tata kelola, teknologi baru, atau perubahan dalam lingkungan bisnis.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"d567\">Proses ini harus mendukung arsitektur perusahaan yang direalisasikan sebagai lingkungan dinamis yang dapat merespons perubahan ini dengan fleksibel dan berkembang dengan cepat. Dalam Fase H, penting bagi badan tata kelola untuk menetapkan standar untuk menentukan apakah permintaan perubahan memerlukan pembaruan arsitektur sederhana, atau apakah perlu memulai siklus baru dari metode pengembangan arsitektur (ADM). Perubahan harus terkait langsung dengan nilai bisnis. Cara menggunakan arsitektur perusahaan adalah bagian terpenting dari siklus pengembangan arsitektur, jadi sangat penting untuk memantau pertumbuhan dan penurunan bisnis di Fase H.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"0a11\">Pada akhirnya, arsitektur perusahaan yang berfungsi untuk organisasi kemarin tidak lagi mendukung fungsi saat ini atau masa depan. Output dari permintaan perubahan di Fase H dapat diklasifikasikan sebagai simplifikasi &#8211; biasanya didorong oleh kebutuhan untuk mengurangi investasi; perubahan bertahap &#8211; memerlukan nilai tambahan dari investasi yang ada; atau perubahan desain ulang, yang merupakan kebutuhan untuk meningkatkan investasi dan menciptakan nilai baru yang didorong oleh.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"2df7\">Manajemen kebutuhan arsitektur:<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"d269\">Pada setiap tahap ADM, kebutuhan untuk generasi, analisis, dan tinjauan diperlukan. Fase manajemen kebutuhan menggambarkan proses pengelolaan kebutuhan arsitektur ini sepanjang ADM. Fase manajemen kebutuhan adalah inti dari ADM &#8211; itulah sebabnya ia ditampilkan di pusat lingkaran ADM. Tahap ini menggambarkan proses manajemen kebutuhan dan bagaimana proses ini terhubung dengan tahap lain dari ADM. Kebutuhan tidak statis &#8211; mereka berkembang secara dinamis antara setiap tahap penyelesaian ADM kita dan siklus ADM.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"e6a7\">Kebutuhan arsitektur perusahaan dan perubahan selanjutnya terhadap kebutuhan ini akan diidentifikasi, disimpan, dan input serta output yang terkait dengan fase ADM, dan antara siklus ADM. Menghadapi perubahan permintaan sangat penting. Arsitektur berurusan dengan ketidakpastian dan perubahan &#8211; &#8216;area abu-abu&#8217; antara harapan pemangku kepentingan dan kemungkinan! Oleh karena itu, kebutuhan arsitektur akan selalu berubah.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"5caa\">Selain itu, arsitektur melibatkan banyak faktor pendorong dan batasan yang berada di luar kendali perusahaan &#8211; seperti kondisi pasar yang berubah atau undang-undang baru &#8211; yang akan menghasilkan perubahan dalam kebutuhan dengan cara yang tidak terduga.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"de3c\">TOGAF menekankan bahwa proses manajemen kebutuhan itu sendiri tidak akan menangani, menyelesaikan, atau memprioritaskan kebutuhan, karena ini dilakukan di fase ADM yang relevan. Tahap manajemen permintaan hanyalah proses pengelolaan permintaan di seluruh ADM.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"eab7\">Fase Awal ADM<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"e428\">Kegiatan persiapan dan inisiasi yang diperlukan untuk menciptakan Kemampuan Arsitektur termasuk kustomisasi TOGAF dan definisi Arsitektur<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"1d56\">Hasil Keluaran:<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"0b7d\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Prinsip arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"b9f1\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=JF4wQBHq4pw\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=JF4wQBHq4pw\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Repositori arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"3ef3\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=LwyhN2ssF8Y\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=LwyhN2ssF8Y\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Prinsip bisnis, tujuan bisnis, dan pendorong bisnis<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"bb7c\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=gEbCFfgxc0s\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=gEbCFfgxc0s\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Model organisasi untuk arsitektur perusahaan<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"8834\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=yVRnIZNan0s\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=yVRnIZNan0s\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Permintaan untuk pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"7a9c\">Kerangka arsitektur yang disesuaikan<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"fa2f\">Fase A ADM: Visi Arsitektur<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"7e66\">Fase awal dari siklus pengembangan arsitektur. Ini mencakup informasi tentang mendefinisikan ruang lingkup inisiatif pengembangan arsitektur, mengidentifikasi pemangku kepentingan, membuat Visi Arsitektur, dan mendapatkan persetujuan untuk melanjutkan pengembangan arsitektur<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"86af\">Hasil Keluaran:<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"07e8\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Prinsip arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"e788\">Peta jalan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"2aa3\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=8oegZ7NeVk0\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=8oegZ7NeVk0\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Visi arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"4c60\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=LwyhN2ssF8Y\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=LwyhN2ssF8Y\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Prinsip bisnis, tujuan bisnis, dan pendorong bisnis<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"1a27\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=I-nKqTFS28c\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=I-nKqTFS28c\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Penilaian kemampuan<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"55fe\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=ggQnE_4gFDc\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=ggQnE_4gFDc\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Rencana komunikasi<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"e070\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pernyataan pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"0cba\">Kerangka arsitektur yang disesuaikan<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"219b\">Fase B ADM: Arsitektur Bisnis<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"fb0c\">Arsitektur Bisnis: pengembangan Arsitektur Bisnis untuk mendukung Visi Arsitektur yang disepakati<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"fabb\">Hasil Keluaran:<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"ce61\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Dokumen definisi arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"b1ae\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Prinsip arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"6377\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Spesifikasi kebutuhan arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"b243\">Peta jalan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"b449\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=LwyhN2ssF8Y\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=LwyhN2ssF8Y\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Prinsip bisnis, tujuan bisnis, dan pendorong bisnis<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"b592\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pernyataan pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"05ce\">Fase C ADM: Arsitektur Sistem Informasi<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"c67a\">Arsitektur Sistem Informasi: pengembangan Arsitektur Sistem Informasi untuk mendukung Visi Arsitektur yang disepakati<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"99bc\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Dokumen definisi arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"545e\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Prinsip arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"6b32\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Spesifikasi kebutuhan arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"1fe9\">Peta jalan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"d4e0\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pernyataan pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"bd54\">Fase D ADM: Arsitektur Teknologi<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"3a21\">Arsitektur Teknologi: pengembangan Arsitektur Teknologi untuk mendukung Visi Arsitektur yang disepakati<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"1d3f\">Hasil Keluaran:<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"8f20\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Dokumen definisi arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"bb35\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=iaFA1PL7B3I\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Prinsip arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"fb6a\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Spesifikasi kebutuhan arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"64b3\">Peta jalan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"20e1\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pernyataan pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"07d0\">Fase E ADM: Peluang &amp; Solusi<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"ba56\">Peluang &amp; Solusi melakukan perencanaan implementasi awal dan identifikasi kendaraan pengiriman untuk arsitektur yang ditentukan dalam fase sebelumnya<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"dc02\">Hasil Keluaran:<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"b4b2\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Dokumen definisi arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"0e1c\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Spesifikasi kebutuhan arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"c60e\">Peta jalan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"2283\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=8oegZ7NeVk0\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=8oegZ7NeVk0\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Visi arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"37aa\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=I-nKqTFS28c\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=I-nKqTFS28c\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Penilaian kapabilitas<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"60cf\">Rencana implementasi dan migrasi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"63da\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pernyataan pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"0f7a\">Fase F ADM: Perencanaan Migrasi<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"6fb1\">Perencanaan Migrasi membahas bagaimana cara berpindah dari Arsitektur Dasar ke Arsitektur Target dengan menyelesaikan Rencana Implementasi dan Migrasi yang terperinci<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"a75c\">Blok bangunan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"10b9\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U_ae8R2ocyM\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Dokumen definisi arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"862c\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1DYy8eVkHCg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Spesifikasi kebutuhan arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"67ff\">Peta jalan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"576e\">Permintaan perubahan Rencana implementasi dan migrasi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"d724\">Rencana tata kelola implementasi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"f960\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=yVRnIZNan0s\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=yVRnIZNan0s\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Permintaan untuk pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"309a\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pernyataan pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"7b2c\">Fase G ADM: Tata Kelola Implementasi<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"5651\">Tata Kelola Implementasi memberikan pengawasan arsitektur terhadap implementasi<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"f5d4\">Hasil Keluaran:<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"8690\">Permintaan perubahan<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"7b56\">Penilaian kepatuhan<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"6d71\">Blok bangunan solusi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"5f35\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=1y0Hrz6Zisg\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pernyataan pekerjaan arsitektur<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"ef49\">Fase H ADM: Manajemen Perubahan Arsitektur<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"9590\">Manajemen Perubahan Arsitektur menetapkan prosedur untuk mengelola perubahan pada arsitektur baru Manajemen Kebutuhan memeriksa proses pengelolaan kebutuhan arsitektur sepanjang ADM<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"f94e\">Ringkasan<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"5c01\">ADM adalah metode umum yang komprehensif<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"17e0\">Ini merekomendasikan urutan untuk berbagai fase dan langkah yang terlibat dalam mengembangkan arsitektur<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"dd0a\">Ini adalah metode iteratif<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"0418\">Ini mengacu pada bagian lain dari TOGAF untuk aset dan proses<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"26b5\">Ini dapat digunakan dengan hasil keluaran lain dari kerangka kerja lainnya<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--li\" id=\"c24b\">Berikut adalah gambaran umum TOGAF ADM untuk setiap fase pengembangan seperti yang ditunjukkan pada Gambar berikut:<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"2e05\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"0*jzkPaxLA2526tlTp.png\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0jzkPaxLA2526tlTp.png\"\/><\/figure>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--figure\" id=\"ea90\"><img class=\"graf-image\" data-image-id=\"1*8arVLAUQXGCP6eaNyJGPIg.png\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/18arVLAUQXGCP6eaNyJGPIg.png\"\/><\/figure>\n<ol class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--figure\" id=\"d9bc\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/features\/togaf-adm-tools\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/features\/togaf-adm-tools\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Lebih banyak tentang Panduan TOGAF ADM<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"a98d\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/features\/just-in-time-togaf-templates\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/features\/just-in-time-togaf-templates\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Lebih banyak tentang Template TOGAF Just-in-Time<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"a4b9\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/features\/archimate-tools\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/features\/archimate-tools\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Lebih banyak tentang alat ArchiMate<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"7701\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/download\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/download\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Coba Visual Paradigm GRATIS<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--li\" id=\"8249\">Referensi Pengenalan TOGAF<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"1df6\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/what-is-togaf\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/what-is-togaf\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Apa itu TOGAF?<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"8a4c\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-adm-tutorial\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-adm-tutorial\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Tutorial TOGAF ADM<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"01a6\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-91-framework\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-91-framework\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Kerangka TOGAF 9.1 &#8211; Panduan Komprehensif<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"c812\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-software-for-enterprise-architecture\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-software-for-enterprise-architecture\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Perangkat Lunak TOGAF untuk Arsitektur Perusahaan<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"5d9f\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/best-togaf-software\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/best-togaf-software\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Perangkat Lunak TOGAF Terbaik<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--li\" id=\"d0a5\">ArchiMate 3<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"9e2d\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/what-is-archimate\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/what-is-archimate\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Apa itu ArchiMate?<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"eee2\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/full-archimate-viewpoints-guide\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/full-archimate-viewpoints-guide\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Panduan Penuh Sudut Pandang ArchiMate<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"c59c\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/archimate-3-update\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/archimate-3-update\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pembaruan ArchiMate 3<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"2a46\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/whats-new-in-archimate-3\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/whats-new-in-archimate-3\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Apa yang Baru di ArchiMate 3?<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li graf--trailing\" id=\"56e7\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/using-archimate-tool-with-togaf-adm\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/archimate\/using-archimate-tool-with-togaf-adm\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Menggunakan Alat ArchiMate dengan TOGAF ADM<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TOGAF (Kerangka Arsitektur The Open Group) adalah kerangka organisasi terbuka. Kerangka itu sendiri adalah kumpulan pengetahuan yang terdokumentasi dengan baik,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":800,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_yoast_wpseo_title":"","_yoast_wpseo_metadesc":"","footnotes":""},"categories":[16,6],"tags":[52,63,62,53],"class_list":["post-631","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-enterprise-architecture","category-togaf","tag-cn-done","tag-es-done","tag-ja-done","tag-tw-done"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM) - Media Maya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM) - Media Maya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"TOGAF (Kerangka Arsitektur The Open Group) adalah kerangka organisasi terbuka. Kerangka itu sendiri adalah kumpulan pengetahuan yang terdokumentasi dengan baik,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Media Maya\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-26T01:57:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-11T09:55:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vpadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@vpadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vpadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"15 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/\"},\"author\":{\"name\":\"vpadmin\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\"},\"headline\":\"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM)\",\"datePublished\":\"2022-01-26T01:57:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-11T09:55:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/\"},\"wordCount\":2954,\"commentCount\":6004,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png\",\"keywords\":[\"cn-done\",\"es-done\",\"ja-done\",\"tw-done\"],\"articleSection\":[\"Enterprise Architecture\",\"TOGAF\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/\",\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/\",\"name\":\"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM) - Media Maya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png\",\"datePublished\":\"2022-01-26T01:57:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-11T09:55:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png\",\"width\":\"504\",\"height\":\"550\",\"caption\":\"Introduction to TOGAF Architecture Development Method (ADM)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/\",\"name\":\"Media Maya\",\"description\":\"Belajar satu hal baru setiap hari\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\",\"name\":\"vpadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"vpadmin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/x.com\/vpadmin\"],\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/author\/vpadmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM) - Media Maya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM) - Media Maya","og_description":"TOGAF (Kerangka Arsitektur The Open Group) adalah kerangka organisasi terbuka. Kerangka itu sendiri adalah kumpulan pengetahuan yang terdokumentasi dengan baik,","og_url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/","og_site_name":"Media Maya","article_published_time":"2022-01-26T01:57:30+00:00","article_modified_time":"2025-02-11T09:55:34+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"vpadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png","twitter_creator":"@vpadmin","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vpadmin","Estimasi waktu membaca":"15 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/"},"author":{"name":"vpadmin","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a"},"headline":"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM)","datePublished":"2022-01-26T01:57:30+00:00","dateModified":"2025-02-11T09:55:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/"},"wordCount":2954,"commentCount":6004,"image":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png","keywords":["cn-done","es-done","ja-done","tw-done"],"articleSection":["Enterprise Architecture","TOGAF"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/","url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/","name":"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM) - Media Maya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png","datePublished":"2022-01-26T01:57:30+00:00","dateModified":"2025-02-11T09:55:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#primaryimage","url":"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png","contentUrl":"https:\/\/cdn.visual-paradigm.com\/guide\/togaf\/togaf-9.1-framework\/03-togaf-adm-iteration-cycles.png","width":"504","height":"550","caption":"Introduction to TOGAF Architecture Development Method (ADM)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/introduction-to-togaf-architecture-development-method-adm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengantar Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/","name":"Media Maya","description":"Belajar satu hal baru setiap hari","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a","name":"vpadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g","caption":"vpadmin"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/vpadmin"],"url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/author\/vpadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=631"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9969,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/631\/revisions\/9969"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}