{"id":589,"date":"2022-01-26T01:44:55","date_gmt":"2022-01-26T01:44:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?p=589"},"modified":"2025-02-14T16:52:31","modified_gmt":"2025-02-14T08:52:31","slug":"brainstorming-techniques-toolkit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/","title":{"rendered":"Toolkit Teknik Brainstorming"},"content":{"rendered":"<section class=\"section section--body section--first\">\n<div class=\"section-content\">\n<div class=\"section-inner sectionLayout--insetColumn\">\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"607e\">Brainstorming adalah teknik kreativitas kelompok di mana upaya dilakukan untuk menemukan kesimpulan untuk masalah tertentu dengan mengumpulkan daftar ide secara spontan, ide-ide baru, dan kemungkinan. Ini adalah metode klasik yang banyak digunakan dalam aktivitas bisnis seperti pemecahan masalah, analisis kegagalan, ide produk baru, peningkatan penjualan, perbaikan produk, dll.<\/p>\n<blockquote class=\"graf graf--blockquote graf--startsWithDoubleQuote graf-after--p\" id=\"4835\">\n<p><em class=\"markup--em markup--blockquote-em\">\u201cBrainstorming adalah sesuatu yang kita lakukan secara alami. Begitu Anda memikirkan sesuatu yang ingin Anda lakukan, pikiran Anda secara otomatis akan mulai \u201cmengisi kekosongan\u201d<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--blockquote\" id=\"f927\">\u2013 Dari Buku Brainstorming Utama oleh David Allen<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"84ee\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"392\" data-image-id=\"0*LveSgHT48gI6kmIe.jpg\" data-is-featured=\"true\" data-width=\"512\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0LveSgHT48gI6kmIe.jpg\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"5559\">Brainstorming sangat berguna dalam banyak situasi di mana pemikiran kreatif dan kognitif diperlukan. Ini adalah sekelompok orang yang berkumpul untuk menghasilkan ide-ide dan solusi baru di sekitar domain minat tertentu dengan menghilangkan hambatan. Orang dapat berpikir lebih bebas dan mereka menyarankan sebanyak mungkin ide baru yang spontan. Semua ide dicatat tanpa kritik dan setelah sesi brainstorming, ide-ide tersebut dievaluasi.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"b160\">Pedoman: Bagaimana Cara Melakukan Brainstorming yang Lebih Baik?<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"e5a4\">Seorang pemimpin diskusi yang terampil harus memimpin dan mengoordinasikan sesi brainstorming. Pemimpin ini dapat memotivasi anggota, memperbaiki kesalahan, dan memberikan standar kerja yang jelas. Mereka juga dapat digunakan untuk melacak semua ide dan memastikan bahwa ide-ide ini tersedia untuk semua orang.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"8a9e\">Ada beberapa pedoman yang dapat meningkatkan efektivitas dan kualitas sesi brainstorming mereka seperti yang terdaftar di bawah ini:<\/p>\n<ol class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"0803\">Ukuran kelompok tidak boleh terlalu besar (setidaknya tiga dan tidak lebih dari sepuluh)<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"90ee\">Kembangkan ide-ide orang lain<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"0b0f\">Setiap orang diberi kesempatan untuk menyarankan<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"6182\">Satu percakapan pada satu waktu<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"b890\">Jadilah visual, tampilkan dan gabungkan ide-ide<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"a4de\">Tahan kritik<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"2273\">Tunda penilaian<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"8a54\">Ide-ide liar atau bebas didorong<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"a174\">Fokus pada kuantitas (bukan kualitas)<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"1c6e\">Tetap fokus pada topik<\/li>\n<\/ol>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"d9e9\">Proses Brainstorming dalam 5 Langkah<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"1c46\">Sebelum brainstorming, sangat penting untuk melalui proses menganalisis dan memfokuskan pada tujuan. Berikut adalah 5 langkah yang biasanya dilakukan untuk brainstorming yang efektif:<\/p>\n<ol class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"f21d\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Periksa\u200a<\/strong>\u2014\u200aSelami masalahnya. Lihat sejarah, konteks, objek, dan (yang paling penting) orang-orang yang terlibat<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"febc\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Pahami\u200a<\/strong>\u2014\u200aMasuk lebih dalam dan temukan pola, buat pertanyaan terbuka untuk dibangun.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"83a3\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Idekan<\/strong>\u200a\u2014\u200aMiliki banyak ide, baik dan buruk. Jangan berhenti pada yang jelas atau yang tidak mungkin.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"9ae1\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Eksperimen<\/strong>\u200a\u2014\u200aCoba beberapa hal. Buat beberapa hal, Gagal dengan murah dan cepat.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"b57b\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Saring\u200a<\/strong>\u2014\u200aSederhanakan solusi Anda ke hal-hal yang penting dan ceritakan kepada orang lain.<\/li>\n<\/ol>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"3c5c\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"196\" data-image-id=\"0*N_Ql7byEFd2Ivj9u.png\" data-width=\"856\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0N_Ql7byEFd2Ivj9u.png\"\/><\/figure>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--figure\" id=\"f968\">Bagaimana Cara Membentuk Tim untuk Sesi Brainstorming?<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"b36c\">Untuk mempersiapkan brainstorming, Anda memerlukan sekelompok orang, idealnya setidaknya tiga dan tidak lebih dari sepuluh. Jika ada lebih dari sepuluh, kemungkinan ada yang tidak akan berpartisipasi tetapi tetap diam dan berada di latar belakang.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"5a94\">Secara alami, kelompok tersebut harus terdiri dari orang-orang yang memiliki setidaknya sedikit pengalaman dengan masalah tersebut, bukan hanya orang acak yang Anda tarik dari jalan. Orang-orang yang lebih tua dan berpengalaman sangat berharga karena mereka tahu banyak tentang masalah tersebut. Ini juga membantu jika kelompok tersebut saling akrab dan nyaman satu sama lain. Jika Anda perlu menyertakan berbagai tingkat hierarki, cobalah untuk tidak membuat rentang terlalu lebar.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"5711\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"577\" data-image-id=\"0*U_yWd9BnJzlj0xI9.png\" data-width=\"867\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0U_yWd9BnJzlj0xI9.png\"\/><\/figure>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--figure\" id=\"58d0\">Brainstorming Individu vs Kelompok<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"71b7\">Sementara brainstorming kelompok seringkali lebih efektif dalam menghasilkan ide daripada pemecahan masalah kelompok biasa, beberapa studi telah menunjukkan bahwa brainstorming individu menghasilkan lebih banyak \u2014 dan seringkali lebih baik \u2014 ide daripada brainstorming kelompok.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"506d\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"376\" data-image-id=\"0*c4IYRusAhreUzbop.png\" data-width=\"782\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0c4IYRusAhreUzbop.png\"\/><\/figure>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--figure\" id=\"c795\">Brainstorming Individu<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"6f32\">Ketika Anda melakukan brainstorming sendiri, Anda tidak perlu khawatir tentang ego atau pendapat orang lain, dan Anda bisa lebih bebas dan lebih kreatif. Misalnya, Anda mungkin menemukan bahwa ide yang Anda ragu untuk dibahas dalam kelompok berkembang menjadi sesuatu yang istimewa ketika Anda menjelajahinya sendiri. Namun, Anda mungkin tidak mengembangkan ide dengan sepenuhnya ketika Anda melakukan brainstorming sendiri, karena Anda tidak memiliki pengalaman lebih luas dari anggota kelompok lainnya untuk dijadikan acuan.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"5ac7\">Brainstorming Kelompok<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3 graf--trailing\" id=\"22b9\">Dengan brainstorming kelompok, Anda dapat memanfaatkan pengalaman dan kreativitas penuh dari semua anggota tim. Ketika satu anggota terjebak dengan sebuah ide, kreativitas dan pengalaman anggota lain dapat membawa ide tersebut ke tahap berikutnya. Anda dapat mengembangkan ide dengan lebih mendalam dengan brainstorming kelompok daripada yang dapat Anda lakukan dengan brainstorming individu. Keuntungan lain dari brainstorming kelompok adalah bahwa ini membantu semua orang merasa bahwa mereka telah berkontribusi pada solusi, dan mengingatkan orang bahwa orang lain memiliki ide kreatif untuk ditawarkan. Brainstorming juga menyenangkan, jadi ini bisa sangat baik untuk membangun tim!<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"section section--body section--last\">\n<div class=\"section-divider\">\n<hr class=\"section-divider\"\/>\n<\/div>\n<div class=\"section-content\">\n<div class=\"section-inner sectionLayout--insetColumn\">\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf--leading\" id=\"b408\">16 Teknik Brainstorming Teratas<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"54bc\">Teknik brainstorming memiliki spektrum yang sangat luas dan dapat mencakup hampir semua rencana bisnis baru atau perbaikan yang membutuhkan banyak solusi. Masalah yang ingin kita selesaikan bisa sangat mendasar, atau bisa juga cukup kompleks.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"f5f3\">Selain itu, berbagai alat dapat dilihat sebagai alat brainstorming yang efektif, termasuk peta pikiran, matriks SWOT, diagram afinitas, diagram tulang ikan, dan sebagainya. Dalam artikel ini, kami merekomendasikan daftar alat yang banyak digunakan yang seharusnya dapat memenuhi hampir semua yang Anda butuhkan untuk proses brainstorming.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"6325\">Peta Pikiran<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"3684\">Ide-ide hebat datang dengan cepat dan pergi secepat mereka datang. Ketika brainstorming, memiliki cara untuk mencatat dan mengorganisir ide-ide tersebut dapat memastikan kreativitas Anda tertangkap dengan baik. Pemetaan pikiran adalah cara yang sangat efektif untuk mendapatkan informasi masuk dan keluar dari otak Anda. Ini adalah alat visual untuk meningkatkan proses brainstorming yang merupakan cara kreatif dan logis untuk mencatat dan membuat catatan yang secara harfiah \u201cmemetakan\u201d ide-ide Anda.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"aac5\">Peta Pikiran adalah struktur organisasi alami yang memancar dari pusat dan menggunakan garis, simbol, kata-kata, warna, dan gambar sesuai dengan konsep sederhana yang ramah otak. Pemetaan pikiran mengubah daftar panjang informasi monoton menjadi diagram yang berwarna-warni, mudah diingat, dan sangat terorganisir yang bekerja sejalan dengan cara alami otak Anda dalam melakukan sesuatu. Pada dasarnya, Anda sedang menggambar gambaran hubungan antara ide-ide, membantu Anda untuk menganalisis, memahami, mensintesis, mengingat, dan menghasilkan ide-ide baru dengan lebih baik.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"6e5f\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"658\" data-image-id=\"0*nt82cFLnnFrEMlOq.png\" data-width=\"1069\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0nt82cFLnnFrEMlOq.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"af18\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=MindMapDiagram&amp;gallery=\/repository\/6557a935-c4ae-4510-a785-027762fca69f.xml&amp;name=Strategic%20Planning\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=MindMapDiagram&amp;gallery=\/repository\/6557a935-c4ae-4510-a785-027762fca69f.xml&amp;name=Strategic%20Planning\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh peta pikiran ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"c7dd\">Kanvas Model Bisnis<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"6a3a\">Kanvas Model Bisnis menawarkan solusi sederhana untuk membantu bisnis menemukan model bisnis baru, dan menyesuaikan diri dengan perubahan berdasarkan kondisi terkini. Ini juga membantu perusahaan untuk menyelaraskan sumber daya dengan memperkirakan potensi kompromi. Kanvas model bisnis sangat cocok di lingkungan bisnis yang cepat dan selalu berubah saat ini dan dengan demikian, ini adalah alat perencanaan dan strategi bisnis yang populer digunakan oleh perusahaan rintisan.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"80f1\">Kanvas Model Bisnis Sekilas<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"64c2\">Sembilan elemen berikut membentuk kotak-kotak dari Kanvas Model Bisnis, dan setiap elemen dilengkapi dengan instruksi dan pertanyaan untuk dipertimbangkan sebelum mengisi kotak tersebut. Mereka mencakup siapa mitra dalam proyek tersebut hingga sumber daya apa yang tersedia dan biaya serta pendapatan apa yang dapat diharapkan.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"5031\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"670\" data-image-id=\"0*9SY4L2rhk4OfV4Dk.png\" data-width=\"1050\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/09SY4L2rhk4OfV4Dk.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"a6ea\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=BusinessModelCanvas&amp;gallery=\/repository\/2aa1ce94-d0e7-48ac-9344-64e912018272.xml&amp;name=Strawberry\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=BusinessModelCanvas&amp;gallery=\/repository\/2aa1ce94-d0e7-48ac-9344-64e912018272.xml&amp;name=Strawberry\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit Canvas Model Bisnis ini<\/a><\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"851d\">Canvas model bisnis juga membantu perusahaan membawa ide dari tahap brainstorming ke pemikiran lean dengan memfokuskan perhatian pada hubungan antara nilai, pelanggan, dan biaya, tim dapat melihat bagaimana produk dan layanan mereka, distribusi, biaya, dan pendapatan menambah nilai bagi pelanggan mereka, sehingga mengidentifikasi keunggulan kompetitif.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"a0ef\">5 Mengapa<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"d1ef\">Alat lain yang sering digunakan di luar brainstorming, Lima Mengapa juga dapat efektif untuk memajukan proses pemikiran. Ketika ada masalah seperti pelanggan yang tidak puas, pangsa pasar yang menurun, kualitas yang buruk, dll. Anda harus memahami akar penyebab masalah tersebut. Hanya dengan menangani akar penyebab, masalah dapat diperbaiki. Analisis Akar Penyebab (RCA) adalah metode pemecahan masalah yang digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kesalahan atau masalah. Ini banyak digunakan di berbagai industri.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"cc0b\">Cukup mulai dengan masalah yang Anda tangani dan tanyakan \u201cmengapa ini terjadi?\u201d Setelah Anda mendapatkan beberapa jawaban, tanyakan \u201cmengapa ini terjadi?\u201d Lanjutkan proses ini lima kali (atau lebih), menggali lebih dalam setiap kali sampai Anda sampai pada akar masalah. Gali rincian masalah tersebut.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"c1d9\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"655\" data-image-id=\"0*ESkhSFh3pv7QhUJt.png\" data-width=\"844\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0ESkhSFh3pv7QhUJt.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"608c\"><strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">Melakukan Analisis Akar Penyebab dengan Beberapa 5 Mengapa menggunakan Diagram Pohon<\/strong><\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"4e35\">Tidak seperti analisis 5 mengapa tunggal yang menangani satu penyebab pada satu waktu, diagram pohon dapat digunakan untuk mempersempit dan menghilangkan kemungkinan penyebab dalam sebuah diagram, idealnya menjadi satu atau lebih akar penyebab yang dapat ditangani untuk dipertimbangkan dalam satu diagram tunggal.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"1570\">Template 5 Mengapa\u200a\u2014\u200adengan Beberapa Penyebab<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"93aa\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"351\" data-image-id=\"0*ME6cjFX5248xuv2I.png\" data-width=\"635\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0ME6cjFX5248xuv2I.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"7493\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=DecisionTree&amp;gallery=\/repository\/4bd64084-077c-4104-8fc3-e7d000f37566.xml&amp;name=Root%20Cause%20Analysis%20Tree\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=DecisionTree&amp;gallery=\/repository\/4bd64084-077c-4104-8fc3-e7d000f37566.xml&amp;name=Root%20Cause%20Analysis%20Tree\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template 5 Mengapa ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"3764\">Contoh 5 Mengapa\u200a\u2014\u200aMasalah dalam Kunjungan Pengawasan<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"ce59\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"480\" data-image-id=\"0*8fIeX-7puzG7lYWM.png\" data-width=\"777\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/08fIeX-7puzG7lYWM.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"d0b2\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=BlockDiagram&amp;gallery=\/repository\/fbaf6745-bde4-42af-8cc9-056309442307.xml&amp;name=5%20Whys%20-%20Caught%20Speeding\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=BlockDiagram&amp;gallery=\/repository\/fbaf6745-bde4-42af-8cc9-056309442307.xml&amp;name=5%20Whys%20-%20Caught%20Speeding\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh 5 Mengapa ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"61a1\">Topi Enam Pemikiran<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"db72\">Topi Enam Pemikiran adalah sistem yang dirancang oleh Edward de Bono yang menggambarkan alat untuk diskusi kelompok dan pemikiran individu yang melibatkan enam topi berwarna. \u201cTopi Enam Pemikiran\u201d dan ide terkait pemikiran paralel memberikan cara bagi kelompok untuk brainstorming proses pemikiran paralel dengan cara yang terperinci dan kohesif, dan dengan melakukan itu untuk berpikir bersama lebih efektif.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"7af4\">Anda \u2018memakai\u2019 atau \u2018melepaskan\u2019 salah satu topi ini untuk menunjukkan jenis pemikiran yang digunakan. \u2018Topi pemikiran\u2019 adalah metafora untuk cara berpikir tertentu. Dengan secara mental mengenakan topi pemikiran yang berbeda, orang dipaksa untuk melihat masalah dari perspektif yang berbeda. Dengan demikian, cara berpikir yang sepihak dikecualikan dan wawasan baru diciptakan. Konsep kunci untuk menggunakan Topi Enam Pemikiran adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"e241\">Fasilitasi Pemikiran Paralel<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"5c20\">Inspirasikan Pemikiran Spektrum Penuh<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"4771\">Pemikiran Ego Terpisah<\/li>\n<\/ul>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"ad13\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"442\" data-image-id=\"0*CC7aRfy_99JPZLBW.png\" data-width=\"812\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0CC7aRfy_99JPZLBW.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"d4e0\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=SixThinkingHats&amp;gallery=\/repository\/efbe5bdb-4db9-4b4c-83d7-30bf7a27c951.xml&amp;name=Six%20Thinking%20Hats%20Technique\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=SixThinkingHats&amp;gallery=\/repository\/efbe5bdb-4db9-4b4c-83d7-30bf7a27c951.xml&amp;name=Six%20Thinking%20Hats%20Technique\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template Topi Enam Pemikiran ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"cc95\">Template Topi Enam Pemikiran<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"cb0b\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"690\" data-image-id=\"0*3natH8DDOJdWtg9S.png\" data-width=\"1059\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/03natH8DDOJdWtg9S.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"c8a3\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=SixThinkingHats&amp;gallery=\/repository\/69b0b759-b051-45fb-bf71-7a4672734e9d.xml&amp;name=Six%20Thinking%20Hats%20Model\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=SixThinkingHats&amp;gallery=\/repository\/69b0b759-b051-45fb-bf71-7a4672734e9d.xml&amp;name=Six%20Thinking%20Hats%20Model\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template Topi Enam Pemikiran ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"3884\">Brainstorming Round-Robin<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"8dd9\">Brainstorming Round-Robin adalah teknik untuk menghasilkan dan mengembangkan ide dalam sebuah kelompok. Ini memiliki keuntungan yang jelas dalam mendorong kontribusi dari semua peserta, termasuk mereka yang biasanya tetap diam. Ini memastikan setiap peserta memiliki ruang untuk menyampaikan ide mereka tanpa pengaruh yang tidak semestinya dari individu yang mungkin terlalu percaya diri atau vokal.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"f666\">Cara Melakukan Sesi Brainstorming Round-Robin<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"6aa3\">Tim membentuk lingkaran untuk memulai metode ini. Struktur dasar sesi Round-robin dimulai dengan tema, pertanyaan, atau isu sentral yang diidentifikasi oleh fasilitator untuk dibahas. Setelah topik dibagikan, pergi mengelilingi lingkaran satu per satu dan biarkan setiap orang menawarkan ide sampai semua orang mendapatkan giliran.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"5906\">Secara bersamaan, seorang fasilitator mencatat semua ide sehingga dapat dibahas setelah berbagi selesai. Sangat penting untuk tidak mengevaluasi ide apa pun sampai semua orang memiliki kesempatan untuk berbagi.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"ee9a\">Pastikan untuk memperlakukan setiap ide dengan bobot yang sama dan coba untuk mencegah orang mengatakan \u201corang lain sudah menyebutkan ide saya.\u201d<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"3e47\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"781\" data-image-id=\"0*cviPBviHSrgXVXs9.png\" data-width=\"1034\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0cviPBviHSrgXVXs9.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"3ea2\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=RoundRobinBrainstorming&amp;gallery=\/repository\/1ef655eb-1a49-4cfc-913e-2f0a136af77c.xml&amp;name=Round-Robin%20Brainstorming%20Example\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=RoundRobinBrainstorming&amp;gallery=\/repository\/1ef655eb-1a49-4cfc-913e-2f0a136af77c.xml&amp;name=Round-Robin%20Brainstorming%20Example\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh brainstorming Round-Robin ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"0363\">Analisis SWOT<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"493b\">Brainstorming adalah teknik kreativitas kelompok di mana upaya dilakukan untuk menemukan kesimpulan untuk masalah tertentu dengan mengumpulkan daftar ide yang secara spontan disumbangkan oleh anggotanya.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"e6be\">Analisis SWOT (juga dikenal sebagai matriks SWOT) adalah kerangka kerja yang mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang paling penting yang mempengaruhi tantangan atau isu organisasi yang perlu diselesaikan. Istilah ini dipopulerkan oleh Alex Faickney Osborn dalam buku Applied Imagination tahun 1953. Analisis SWOT membantu tim untuk berpikir lebih bebas dan mereka menghasilkan sebanyak mungkin ide baru yang spontan.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"b522\">4 Parameter Matriks SWOT<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"3f54\">Kekuatan dan kelemahan sering kali saling terkait secara internal, sementara peluang dan ancaman biasanya berfokus pada lingkungan eksternal. Nama ini adalah akronim untuk empat parameter yang diperiksa oleh teknik ini:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"8031\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Kekuatan<\/strong>: Karakteristik Bisnis Atau Proyek Yang Memberikan Keunggulan Dibandingkan Yang Lain.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"17d2\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Kelemahan<\/strong>: Karakteristik Bisnis Yang Menempatkan Bisnis Atau Proyek Dalam Kerugian Relatif Terhadap Yang Lain.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"2189\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Peluang<\/strong>: Elemen Dalam Lingkungan Yang Dapat Dimanfaatkan Oleh Bisnis Atau Proyek Untuk Keuntungannya.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"2e5b\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Ancaman<\/strong>: Elemen Dalam Lingkungan Yang Dapat Menyebabkan Masalah Bagi Bisnis Atau Proyek.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"7cb3\">Template SWOT<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"b4fd\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"449\" data-image-id=\"0*sw6sBqmGh76cFPVw.png\" data-width=\"450\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0sw6sBqmGh76cFPVw.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"9668\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=BlockDiagram&amp;gallery=\/repository\/31da4110-84a6-4f8e-ba28-396443ded8ea.xml&amp;name=SWOT%20Analysis%20Model\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=BlockDiagram&amp;gallery=\/repository\/31da4110-84a6-4f8e-ba28-396443ded8ea.xml&amp;name=SWOT%20Analysis%20Model\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template SWOT ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"d929\">Contoh Analisis SWOT<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"1f4e\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"449\" data-image-id=\"0*0VxgoTJ6aJu0AJgO.png\" data-width=\"450\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/00VxgoTJ6aJu0AJgO.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"925a\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=SWOTAnalysis&amp;gallery=\/repository\/0a1841fe-137a-4ddf-b65a-889e3884ed1e.xml&amp;name=Internet%20Small%20Business%20Startup\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=SWOTAnalysis&amp;gallery=\/repository\/0a1841fe-137a-4ddf-b65a-889e3884ed1e.xml&amp;name=Internet%20Small%20Business%20Startup\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh Analisis SWOT ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"73a6\">Star bursting<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"ad07\">Star bursting membantu Anda mengidentifikasi pertanyaan kunci yang perlu dijawab. Ini adalah teknik brainstorming yang berfokus pada menghasilkan pertanyaan daripada jawaban. Ini melibatkan menggambar bintang enam sudut dengan ide dengan istilah \u2018Apa\u2019, \u2018Mengapa\u2019, \u2018Siapa\u2019, \u2018Di mana\u2019, \u2018Kapan\u2019, dan \u2018Bagaimana\u2019 di setiap titik bintang.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"2b3c\">Cara Membuat Starbursting?<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"fc6f\">Buatlah bintang enam sudut. Di tengah bintang, tuliskan tantangan atau peluang yang Anda hadapi. Hasilkan pertanyaan untuk setiap titik bintang: siapa, apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana, misalnya, Siapa klien kami yang paling bahagia? Apa yang dikatakan klien kami bahwa mereka inginkan?<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"4d7c\">Sebagai contoh, pasangan Anda mengemukakan ide produk baru.<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"88ca\">Satu Pertanyaan Yang Mungkin Anda Tanyakan Kepada Saya \u201cApa Pasar Sasaran?\u201d<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"510a\">Jawaban: Anak Laki-Laki Usia 14\u201318 Tahun. Tapi Ini Tidak Cukup Untuk Menjelaskan Audiens Target Produk Anda.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"d3ee\">Untuk Mendapatkan Kejelasan Lebih Tentang Pelanggan, Anda Perlu Bertanya:<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"620b\">Apa Minat Mereka?<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"525a\">Mengapa Anda Memilih Mereka?<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--li\" id=\"8cb0\">Ini tidak hanya memberikan Anda kejelasan lebih tentang produk tetapi juga membantu mitra Anda untuk memikirkan perspektif lain juga.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"c0c3\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"769\" data-image-id=\"0*FLseyEnqtWhFfB2E.png\" data-width=\"1050\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0FLseyEnqtWhFfB2E.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"3229\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=Starbursting&amp;gallery=\/repository\/29b3a2ae-6a4e-4ac7-b540-b6879e456304.xml&amp;name=Starbursting%20Brainstorming\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=Starbursting&amp;gallery=\/repository\/29b3a2ae-6a4e-4ac7-b540-b6879e456304.xml&amp;name=Starbursting%20Brainstorming\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template Starbursting ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"0a63\">Contoh Starbursting\u200a\u2014\u200aAplikasi Seluler<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"cb52\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"632\" data-image-id=\"0*0YBiegaYyjiX-qQX.png\" data-width=\"1067\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/00YBiegaYyjiX-qQX.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"599b\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=Starbursting&amp;gallery=\/repository\/29340182-e85e-4145-a7bb-93e229e9b671.xml&amp;name=Product%20Development\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=Starbursting&amp;gallery=\/repository\/29340182-e85e-4145-a7bb-93e229e9b671.xml&amp;name=Product%20Development\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh Starbursting ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"56db\">Diagram Afinitas<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"4f13\">Diagram afinitas tidak fokus secara khusus untuk membantu kelompok menghasilkan ide, tetapi mereka memberikan cara untuk membantu mengorganisir ide-ide Anda setelah sesi brainstorming selesai. Diciptakan pada tahun 1960-an oleh Jiro Kawakita, ini membantu sejumlah besar ide untuk dikelompokkan untuk ditinjau dan dianalisis. Diagram yang sederhana untuk diproduksi ini sangat berguna dengan kelompok besar di mana ide-ide yang dihasilkan dengan cepat perlu diorganisir.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"2f44\">Contoh Diagram Afinitas\u200a\u2014\u200aMasalah Jadwal<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"4f43\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"601\" data-image-id=\"0*DyvE3MP9zz5YWfwB.png\" data-width=\"1067\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0DyvE3MP9zz5YWfwB.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"b5ec\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=AffinityDiagram&amp;gallery=\/repository\/44bb7f94-c94e-461c-9570-86e678bc12f9.xml&amp;name=Health%20Related%20Issue%20Affinity%20Diagram\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=AffinityDiagram&amp;gallery=\/repository\/44bb7f94-c94e-461c-9570-86e678bc12f9.xml&amp;name=Health%20Related%20Issue%20Affinity%20Diagram\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh diagram afinitas ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"1dc6\">Diagram Lotus<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"358e\">Teknik Lotus Blossom adalah latihan brainstorming terstruktur yang digunakan untuk mengembangkan ide atau masalah pusat. Peta Lotus Blossom, yang dikembangkan oleh Yasuo Matsumura, dapat membantu kita untuk brainstorming dan memikirkan kumpulan ide dan solusi potensial yang jauh lebih luas untuk tantangan kita. Ini dilakukan melalui penggunaan representasi visual dari ide-ide dan mirip dengan peta pikiran, tetapi lebih terstruktur dan mendorong Anda dengan cara yang tidak Anda alami dalam pemetaan pikiran klasik.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"05c7\">Apa itu Diagram Lotus Blossom?<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"a0f3\">Tim menempatkan pernyataan masalah asli di kotak tengah dalam matriks 3\u00d73, kemudian menambahkan tema atau elemen terkait dari masalah di 8 kotak yang mengelilinginya. Diagram berikut secara visual menunjukkan bagaimana Diagram Lotus disusun:<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"9b0c\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"680\" data-image-id=\"0*sgQH2VM5YIW2DRdK.png\" data-width=\"1130\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0sgQH2VM5YIW2DRdK.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"5e5b\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=LotusDiagram&amp;gallery=\/repository\/507b53ae-7cb5-4fb6-9d58-9a82261f8013.xml&amp;name=Lotus%20Diagram%20Template\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=LotusDiagram&amp;gallery=\/repository\/507b53ae-7cb5-4fb6-9d58-9a82261f8013.xml&amp;name=Lotus%20Diagram%20Template\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit Diagram Lotus Blossom ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"7e8a\">Lotus Blossom vs Peta Pikiran<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"fe17\">Mirip dengan peta pikiran, teknik brainstorming Lotus Blossom memungkinkan Anda untuk menggali lebih dalam dan mengeksplorasi ide-ide yang terkait dengan masalah atau tantangan Anda, dengan cara yang sama seperti peta pikiran memberdayakan Anda untuk menggali lebih dalam dan lebih dalam lagi, dengan tingkat topik, sub-topik, dan sub-sub-topik yang berturut-turut.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"7581\">Menulis Otak<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"a04d\">Brainwriting adalah metode brainstorming untuk menghasilkan ide-ide baru. Metode ini dikembangkan oleh Bernd Rohrbach pada tahun 1968 dan awalnya dinamakan sebagai brainwriting 6\u20133\u20135 atau metode 635 karena melibatkan:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"3976\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">6 Peserta<\/strong>Dikendalikan Oleh Seorang Moderator<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"5644\">Mereka Diminta Untuk Menulis<strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">3 Ide<\/strong>Berdasarkan Masalah Tertentu<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"1141\">Dalam<strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">5 Menit<\/strong>Di Atas Lembar Kerja Kosong.<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--li\" id=\"1b02\">Tim menukar daftar yang mereka buat dengan tim berikutnya yang duduk di sebelah kanan mereka dan begitu 6 putaran selesai, akan ada total 108 ide yang dihasilkan dalam 30 menit. Apa yang dibuktikan oleh teknik ini adalah bahwa dalam waktu singkat, berbagai macam ide dapat dihasilkan.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"5f04\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"413\" data-image-id=\"0*_shzaXvRnBjGM_gd.png\" data-width=\"846\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0_shzaXvRnBjGM_gd.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"7505\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=Brainwriting&amp;gallery=\/repository\/e4749cc2-b118-46b7-8d42-de82904d229e.xml&amp;name=6-3-5%20Brainwriting\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=Brainwriting&amp;gallery=\/repository\/e4749cc2-b118-46b7-8d42-de82904d229e.xml&amp;name=6-3-5%20Brainwriting\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template Brainwriting ini<\/a><\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"a416\">Keuntungan besar dari menulis otak adalah bahwa ini memastikan semua orang diizinkan untuk memiliki pemikiran dan ide mereka dipertimbangkan secara menyeluruh oleh kelompok. Ini menghindari orang-orang yang paling keras atau paling ekstrovert secara tidak sengaja mendominasi sesi.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"5621\">Brainstorming Stepladder<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"9154\">Brainstorming Stepladder adalah teknik untuk meningkatkan kualitas keputusan kelompok yang meminimalkan kecenderungan anggota kelompok untuk enggan menyampaikan ide mereka dengan menambahkan anggota baru ke kelompok satu per satu dan mengharuskan masing-masing untuk menyampaikan ide mereka secara independen kepada kelompok yang sudah mendiskusikan masalah yang ada.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"215e\">Jadi, dengan brainstorming stepladder, setiap orang memberikan kontribusi tanpa dipengaruhi oleh seluruh tim. Aturannya adalah meninggalkan dua anggota di ruangan bersama dengan pemimpin tim. Mereka tidak dapat berhenti mendiskusikan topik sampai orang ketiga ditambahkan. Orang baru diminta untuk membagikan ide-ide mereka sebelum mendiskusikan ide-ide yang dihasilkan oleh dua orang pertama. Terus ulangi rutinitas ini sampai semua orang berkumpul di ruangan.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"6594\">Apa yang membuat metode ini berbeda adalah bahwa teknik ini memungkinkan anggota terbaru dari kelompok untuk menyampaikan ide dan solusi mereka terlebih dahulu. Metode ini mendorong setiap orang untuk memberikan bagian mereka sebelum dipengaruhi oleh orang luar. Apa yang terjadi dari ini adalah ledakan ide. Teknik Stepladder diilustrasikan sebagai berikut:<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"8dab\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"696\" data-image-id=\"0*6a-_zn4p7rXqGsf_.png\" data-width=\"1048\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/06a-_zn4p7rXqGsf.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"2717\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=StepladderTechnique&amp;gallery=\/repository\/6022a713-0199-4ad5-bd39-4d3877061e1d.xml&amp;name=Stepladder%20Technique%20Template\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=StepladderTechnique&amp;gallery=\/repository\/6022a713-0199-4ad5-bd39-4d3877061e1d.xml&amp;name=Stepladder%20Technique%20Template\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template brainstorming Stepladder ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"83f1\">Brainstorming Terbalik<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"59d3\">Brainstorming terbalik memberdayakan perusahaan untuk menyelesaikan masalah melalui pendekatan brainstorming kreatif. Ini adalah teknik yang membalikkan praktik brainstorming yang biasa, memungkinkan Anda untuk mendekati masalah kompleks dari perspektif yang berbeda. Alih-alih bertanya bagaimana menyelesaikan masalah, brainstorming terbalik berfokus pada ide tentang apa yang menyebabkan masalah atau bagaimana mencapai hasil yang berlawanan dari yang diharapkan. Mengidentifikasi masalah dan bagaimana masalah dapat diperburuk dapat membantu tim memahami solusi terbaik. Misalnya, tim berpikir tentang bagaimana meningkatkan biaya alih-alih bagaimana menguranginya.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"5c51\">Pendekatan brainstorming kreatif ini bertanya:<\/p>\n<ol class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"c543\">Apakah itu akan berhasil?<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"a69b\">Mengapa atau mengapa tidak?<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"5bd9\">Apakah pendekatan &#8216;biasa&#8217; berjalan dengan baik, atau ada opsi yang lebih baik?<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"3181\">Apa yang akan dilakukan orang lain dalam situasi kita? Kemudian bayangkan melakukan sebaliknya.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--li\" id=\"ae7d\">Dalam brainstorming terbalik, anggota kelompok bergerak antara lima tahap utama sebagai berikut:<\/p>\n<ol class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"aff6\">Masalah\u200a\u2014\u200aDalam tahap ini, tim mendefinisikan masalah yang perlu diselesaikan melalui produk atau layanan akhir.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"3a6d\">Terbalik\u200a\u2014\u200aTim membalikkan pola pikirnya. Jadi, mereka berpikir tentang bagaimana membuat masalah menjadi lebih buruk.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"a925\">Kumpulkan\u200a\u2014\u200aTim mulai brainstorming ide-ide yang dapat memperburuk masalah dan mendiskusikannya dengan pendekatan ini dalam pikiran.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"8cae\">Terbalik\u200a\u2014\u200aIde-ide dibalik untuk membentuk solusi atau menyarankan solusi untuk masalah.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"b201\">Evaluasi\u200a\u2014\u200aTim mengevaluasi berbagai solusi dan melihat apakah itu berfungsi sebagai solusi untuk masalah asli. Perhatikan bahwa, ide utama dari tahap ini adalah untuk memeriksa apakah ide-ide memberikan solusi untuk masalah setelah dibalik.<\/li>\n<\/ol>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"48d1\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"758\" data-image-id=\"0*MVSjWGYXw_Rxh8re.png\" data-width=\"797\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0MVSjWGYXw_Rxh8re.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"92a0\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ReverseBrainstorming&amp;gallery=\/repository\/95c61851-4b1f-4763-9609-5823d64445bf.xml&amp;name=Reverse%20Brainstorming%20Template\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ReverseBrainstorming&amp;gallery=\/repository\/95c61851-4b1f-4763-9609-5823d64445bf.xml&amp;name=Reverse%20Brainstorming%20Template\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template brainstorming terbalik ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"f54d\">Peta Empati: Katakan\u200a\u2014\u200aPikirkan\u200a\u2014\u200aRasakan\u200a\u2014\u200aLakukan Model<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"49b4\">Peta empati, yang dibuat oleh Dave Gray, adalah alat kolaboratif yang dapat digunakan tim untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang pelanggan mereka. Ini semakin populer di komunitas agile untuk memahami konteks, kebutuhan psikologis dan emosional pelanggan.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"d06b\">Sama seperti persona pengguna, peta empati dapat mewakili sekelompok pengguna, seperti segmen pelanggan yang membantu kami membuat keputusan yang lebih baik yang berorientasi pada desain produk dengan memprioritaskan kebutuhan pengguna. Ini banyak digunakan sebagai dasar dari proses UX dan memberikan petunjuk tentang langkah-langkah lebih lanjut yang diperlukan dalam penelitian UX untuk menciptakan persona pengguna yang lengkap.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"35ad\">Apa itu Model Katakan\u200a\u2014\u200aPikir\u200a\u2014\u200aRasa\u200a\u2014\u200aLakukan?<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"68ea\">Jika Anda belum pernah menemukan peta empati sebelumnya, mereka memberikan konteks mendalam tentang apa yang dikatakan, dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan pengguna saat mengakses layanan, yang berarti bahwa peta empati (Model Katakan\u200a\u2014\u200aPikir\u200a\u2014\u200aLakukan\u200a\u2014\u200aRasa) dibagi menjadi 4 kuadran, dengan pengguna atau persona di tengah seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"6593\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Katakan\u200a<\/strong>\u2014\u200aIni Umumnya Menyoroti Set Masalah Dan Fokus Pada Apa Yang Sebenarnya Dicari Pengguna.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"1602\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Pikir\u200a<\/strong>\u2014\u200a\u201cIni Menyimpulkan Apa Yang Dipikirkan Pengguna Sepanjang Waktu Saat Melakukan Berbagai Tindakan Dalam Perjalanan Mereka.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"fc3e\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Lakukan<\/strong>\u200a\u2014\u200aIni Digunakan Untuk Mencatat Perilaku Pengguna yang Diamati Saat Mereka Melakukan Serangkaian Tindakan Berbeda.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"9829\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Rasa\u200a<\/strong>\u2014\u200aIni Mengumpulkan Emosi Manusia Umum Seperti Frustrasi Atau Kesenangan Yang Dialami Oleh Responden.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"c977\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Rasa Sakit<\/strong>\u200a\u2014\u200aIni Menggambarkan Apa Frustrasi Terbesar Mereka, Rintangan Apa Yang Menghalangi Mereka Dan Risiko Apa Yang Mungkin Mereka Takut Untuk Ambil?<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"ffd6\"><strong class=\"markup--strong markup--li-strong\">Keuntungan<\/strong>\u200a\u2014\u200aIni Menggambarkan Apa Yang Mereka Butuhkan Untuk Mencapai Dan Bagaimana Mereka Mengukur Kesuksesan?<\/li>\n<\/ul>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"8734\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"712\" data-image-id=\"0*p8whoR4TjKwf2920.png\" data-width=\"882\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0p8whoR4TjKwf2920.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"ff7a\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=EmpathyMap&amp;gallery=\/repository\/83ebef1d-c5c6-4096-81af-3cef7d1e363e.xml&amp;name=Empathy%20Map\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=EmpathyMap&amp;gallery=\/repository\/83ebef1d-c5c6-4096-81af-3cef7d1e363e.xml&amp;name=Empathy%20Map\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template peta empati ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"e4d1\">Contoh Peta Empati\u200a\u2014\u200aMahasiswa\u00a0Langsung<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"d9a9\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"712\" data-image-id=\"0*mQR7D6FJOA-UbEm3.png\" data-width=\"882\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0mQR7D6FJOA-UbEm3.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"4588\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=EmpathyMap&amp;gallery=\/repository\/075f0386-2f25-49a5-97bd-4ed03cb470be.xml&amp;name=Empathy%20Map%20for%20Student\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=EmpathyMap&amp;gallery=\/repository\/075f0386-2f25-49a5-97bd-4ed03cb470be.xml&amp;name=Empathy%20Map%20for%20Student\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh peta empati ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"8639\">Alat Umum untuk Brainstorming<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"fb39\">Bagaimana Anda dengan cepat menangkap ide-ide brainstorming ini sambil membuat catatan yang dapat Anda analisis, edit, dan tindak lanjuti nanti? Kami dapat menggunakan beberapa alat diagram umum, matriks proses, papan ideasi, dan infografis secara kreatif untuk brainstorming, presentasi, perencanaan, atau mengelola ide-ide baru juga. Representasi visual ini dapat membantu Anda dengan cepat mengenali dan menyusun serta hierarki, sehingga memudahkan untuk menarik rencana tindakan dari sesi penghasil ide yang kacau.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"fa2c\">Kipas konsep<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"71e0\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"513\" data-image-id=\"0*NI40yu4YBv8516pI.png\" data-width=\"724\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0NI40yu4YBv8516pI.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"c822\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ConceptFan&amp;gallery=\/repository\/74b84e13-271a-477f-945e-8a99c4ed1c83.xml&amp;name=Concept%20Fan%20Example\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ConceptFan&amp;gallery=\/repository\/74b84e13-271a-477f-945e-8a99c4ed1c83.xml&amp;name=Concept%20Fan%20Example\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh kipas konsep ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"6224\">Diagram peta konsep<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"25ab\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"752\" data-image-id=\"0*9w4A_-xVkn3HXa46.png\" data-width=\"1005\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/09w4A_-xVkn3HXa46.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"921a\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ConceptMapDiagram&amp;gallery=\/repository\/18101941-1339-43a8-9333-6ba067456981.xml&amp;name=Reading%20Concept%20Map\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ConceptMapDiagram&amp;gallery=\/repository\/18101941-1339-43a8-9333-6ba067456981.xml&amp;name=Reading%20Concept%20Map\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh diagram peta konsep ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"5dcd\">Diagram gelembung<\/h3>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h3\" id=\"62c1\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"801\" data-image-id=\"0*pfjcDs9hPGQC90Vr.png\" data-width=\"981\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0pfjcDs9hPGQC90Vr.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"7b2c\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=BubbleDiagram&amp;gallery=\/repository\/41711449-0941-46d8-a8b3-b4604b2711e5.xml&amp;name=Employer%20Objectives\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=BubbleDiagram&amp;gallery=\/repository\/41711449-0941-46d8-a8b3-b4604b2711e5.xml&amp;name=Employer%20Objectives\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit contoh diagram gelembung ini<\/a><\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"dc42\">Diagram kluster<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3 graf--trailing\" id=\"be6c\"><a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ClusterDiagram&amp;gallery=\/repository\/d4d87ef4-b4b8-41bc-875e-87aa4f0d4653.xml&amp;name=Cluster%20Diagram%20Template\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ClusterDiagram&amp;gallery=\/repository\/d4d87ef4-b4b8-41bc-875e-87aa4f0d4653.xml&amp;name=Cluster%20Diagram%20Template\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Edit template diagram kluster ini<\/a><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Brainstorming is a group creativity technique by which efforts are made to find a conclusion for a specific problem by gathering a list of ideas spontaneously new ideas and possibilities. It\u2019s a classic method widely used in business activities such as problem-solving, failure analysis, new product ideas, sales increasing, product improvements, etc.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1136,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_yoast_wpseo_title":"","_yoast_wpseo_metadesc":"","footnotes":""},"categories":[10,18],"tags":[52,63,62,53],"class_list":["post-589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-brainstorming","category-startup","tag-cn-done","tag-es-done","tag-ja-done","tag-tw-done"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Toolkit Teknik Brainstorming - Media Maya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Toolkit Teknik Brainstorming - Media Maya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Brainstorming is a group creativity technique by which efforts are made to find a conclusion for a specific problem by gathering a list of ideas spontaneously new ideas and possibilities. It\u2019s a classic method widely used in business activities such as problem-solving, failure analysis, new product ideas, sales increasing, product improvements, etc.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Media Maya\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-26T01:44:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-14T08:52:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vpadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@vpadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vpadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"15 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/\"},\"author\":{\"name\":\"vpadmin\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\"},\"headline\":\"Toolkit Teknik Brainstorming\",\"datePublished\":\"2022-01-26T01:44:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-14T08:52:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/\"},\"wordCount\":3029,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg\",\"keywords\":[\"cn-done\",\"es-done\",\"ja-done\",\"tw-done\"],\"articleSection\":[\"Brainstorming\",\"Startup\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/\",\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/\",\"name\":\"Toolkit Teknik Brainstorming - Media Maya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg\",\"datePublished\":\"2022-01-26T01:44:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-14T08:52:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg\",\"width\":\"512\",\"height\":\"392\",\"caption\":\"Brainstorming Techniques Toolkit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Toolkit Teknik Brainstorming\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/\",\"name\":\"Media Maya\",\"description\":\"Belajar satu hal baru setiap hari\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\",\"name\":\"vpadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"vpadmin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/x.com\/vpadmin\"],\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/author\/vpadmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Toolkit Teknik Brainstorming - Media Maya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Toolkit Teknik Brainstorming - Media Maya","og_description":"Brainstorming is a group creativity technique by which efforts are made to find a conclusion for a specific problem by gathering a list of ideas spontaneously new ideas and possibilities. It\u2019s a classic method widely used in business activities such as problem-solving, failure analysis, new product ideas, sales increasing, product improvements, etc.","og_url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/","og_site_name":"Media Maya","article_published_time":"2022-01-26T01:44:55+00:00","article_modified_time":"2025-02-14T08:52:31+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"vpadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg","twitter_creator":"@vpadmin","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vpadmin","Estimasi waktu membaca":"15 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/"},"author":{"name":"vpadmin","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a"},"headline":"Toolkit Teknik Brainstorming","datePublished":"2022-01-26T01:44:55+00:00","dateModified":"2025-02-14T08:52:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/"},"wordCount":3029,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg","keywords":["cn-done","es-done","ja-done","tw-done"],"articleSection":["Brainstorming","Startup"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/","url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/","name":"Toolkit Teknik Brainstorming - Media Maya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg","datePublished":"2022-01-26T01:44:55+00:00","dateModified":"2025-02-14T08:52:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#primaryimage","url":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg","contentUrl":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/servlet\/editor-content\/knowledge\/brainstorming\/brainstorming-toolkit\/sites\/7\/2020\/03\/brainstorming.jpg","width":"512","height":"392","caption":"Brainstorming Techniques Toolkit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/brainstorming-techniques-toolkit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Toolkit Teknik Brainstorming"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/","name":"Media Maya","description":"Belajar satu hal baru setiap hari","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a","name":"vpadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g","caption":"vpadmin"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/vpadmin"],"url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/author\/vpadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=589"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/589\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9993,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/589\/revisions\/9993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}