{"id":528,"date":"2022-01-26T01:28:21","date_gmt":"2022-01-26T01:28:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?p=528"},"modified":"2025-02-17T11:56:27","modified_gmt":"2025-02-17T03:56:27","slug":"what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/","title":{"rendered":"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak?"},"content":{"rendered":"<section class=\"section section--body section--first\">\n<div class=\"section-content\">\n<div class=\"section-inner sectionLayout--insetColumn\">\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"dbcd\">Sebuah <a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/data-flow-diagram\/what-is-data-flow-diagram\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/data-flow-diagram\/what-is-data-flow-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">model aliran data<\/a> adalah cara intuitif untuk menunjukkan bagaimana sebuah sistem memproses data. Di tingkat analitis, mereka harus digunakan untuk memodelkan cara data diproses dalam sistem yang ada.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"9b9e\">Setelah publikasi <a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"http:\/\/DFD Using Yourdon and DeMarco Notation\" href=\"http:\/\/DFD%20Using%20Yourdon%20and%20DeMarco%20Notation\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">buku DeMarco tentang Analisis Sistem Terstruktur<\/a>, model aliran data telah menjadi semakin banyak digunakan dalam analisis. Mereka adalah bagian yang melekat dari pendekatan terstruktur yang dikembangkan dari pekerjaan ini. Simbol-simbol yang digunakan dalam model ini mewakili pemrosesan fungsi (persegi panjang melengkung), penyimpanan data (persegi panjang), dan pergerakan data antara fungsi (panah yang diberi label).<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"5137\">Mengapa DFD masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak?<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"5d71\">Meskipun <a class=\"markup--anchor markup--p-anchor\" data-href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Data-flow_diagram\" href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Data-flow_diagram\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">pemodelan yang berorientasi aliran data<\/a> dianggap sebagai teknologi yang ketinggalan zaman oleh beberapa insinyur perangkat lunak, itu masih merupakan salah satu simbol analisis kebutuhan yang paling banyak digunakan. Meskipun diagram aliran data (DFD) bukan bagian formal dari UML, mereka dapat digunakan untuk melengkapi diagram UML dan memberikan wawasan tambahan tentang kebutuhan dan proses sistem.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"6c71\">Model aliran data sangat berharga karena melacak dan mencatat bagaimana data yang terkait dengan proses tertentu bergerak melalui sistem membantu analis memahami apa yang terjadi. Keuntungan dari diagram aliran data adalah bahwa, tidak seperti beberapa simbol pemodelan lainnya, mereka sederhana dan intuitif. Mereka biasanya dapat dijelaskan kepada pengguna sistem potensial yang mungkin terlibat dalam analisis dan validasi kebutuhan.<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"4d4c\">Mengapa DFD?<\/h4>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h4\" id=\"248b\">DFD secara grafis mewakili fungsi, atau proses, yang menangkap, memanipulasi, menyimpan, dan mendistribusikan data antara sistem dan lingkungannya serta antara komponen sistem. Representasi visual menjadikannya alat komunikasi yang baik antara Pengguna dan perancang Sistem. Struktur DFD memungkinkan dimulai dari gambaran umum yang luas dan mengembangkannya menjadi hierarki diagram yang lebih rinci. DFD sering digunakan karena alasan berikut:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"4521\">Aliran informasi logis dari sistem<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"720b\">Penentuan persyaratan konstruksi sistem fisik<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"f707\">Kesederhanaan notasi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"c92f\">Penetapan persyaratan sistem manual dan otomatis<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"bd2d\">DFD adalah Proses Dekompisi Top-Down<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"6cf8\">Pemodelan aliran data adalah proses \u201ctop-down\u201d. Pertama, analisis seluruh proses pengadaan. Sub-proses kemudian dianalisis dengan cara dekomposisi top-down.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"b22f\">DFD dapat digunakan untuk memodelkan sistem atau perangkat lunak pada tingkat abstraksi mana pun. Seperti yang disebutkan sebelumnya, DFD dapat dibagi menjadi tingkat yang mewakili aliran informasi dan detail fungsional yang meningkat. Nomor level dalam DFD adalah 0, 1, 2 atau lebih tinggi. Di sini, kita akan melihat bahwa ada tiga level utama dalam diagram aliran data, yaitu, level 0 DFD, level 1 DFD, dan level 2 DFD.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"d663\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"577\" data-image-id=\"0*DTnOV6N4nnYaG-1l.png\" data-is-featured=\"true\" data-width=\"886\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0DTnOV6N4nnYaG-1l.png\"\/><figcaption class=\"imageCaption\">Proses Dekompisi Top-down DFD<\/figcaption><\/figure>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--figure\" id=\"e685\">Diagram Konteks\u200a\u2014\u200aTingkat DFD<\/h4>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h4\" id=\"7108\">Diagram Konteks (juga dikenal sebagai level 0 DFD), mewakili seluruh kebutuhan perangkat lunak sebagai gelembung, dengan data input dan output yang diwakili oleh panah input dan output.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"319a\">Sistem kemudian didekomposisi menjadi DFD dengan beberapa gelembung. Bagian-bagian dari sistem yang diwakili oleh setiap gelembung kemudian dipecah dan dicatat ke dalam diagram aliran data yang semakin rinci. Proses ini dapat diulang pada tingkat yang diperlukan hingga program yang bersangkutan sepenuhnya dipahami.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"c5c4\">Jumlah input dan output antara level harus dipertahankan, sebuah konsep yang dikenal sebagai leveling DeMacro. Oleh karena itu, jika gelembung \u201cA\u201d memiliki dua input X1 dan X2 serta satu output Y, maka diagram aliran data sub-level yang mewakili DFD level atas \u201cA\u201d harus memiliki tepat dua input eksternal dan satu output eksternal.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"a817\">Dalam DFD level 1, diagram konteks didekomposisi menjadi beberapa proses. Di level ini kita menyoroti fungsi utama dari sistem dan memecah proses tingkat tinggi dari DFD level 0 menjadi subproses lebih lanjut untuk mewakili rincian aktivitas pemrosesan.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"5243\"><strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">Diagram konteks (level 0 DFD)\u200a<\/strong>\u2014\u200adiagram konteks DFD adalah diagram yang mewakili gambaran umum sistem dan interaksinya dengan sisa \u201cdunia\u201d.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"f289\"><strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">Diagram aliran data level 1<\/strong>\u200a\u2014\u200alevel 1 DFD memberikan pandangan yang lebih rinci tentang sistem daripada diagram konteks dengan menunjukkan subproses utama dan penyimpanan data yang membentuk keseluruhan sistem.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"7f01\"><strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">Level 2 (atau lebih rendah)<\/strong>\u200a\u2014\u200akeuntungan utama dari teknologi pemodelan aliran data adalah bahwa kompleksitas rinci dari sistem dunia nyata dapat dikelola dan dimodelkan pada tingkat abstrak melalui teknologi yang disebut \u201cleveling\u201d. Beberapa elemen dari diagram aliran data mana pun dapat didekomposisi (\u201cdidekomposisi\u201d) menjadi model yang lebih rinci pada tingkat yang lebih rendah dalam hierarki<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"8d01\">Tingkat DFD\u200a\u2014\u200aContoh<strong class=\"markup--strong markup--h3-strong\"><em class=\"markup--em markup--h3-em\">\u2014 Sistem Pemesanan Makanan<\/em><\/strong><\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"7b50\"><strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">Level 0<\/strong><\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"e54b\">Ini juga dikenal sebagai <strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">diagram konteks<\/strong>. Ini dirancang untuk menjadi pandangan abstraksi, menunjukkan sistem sebagai satu proses dengan hubungannya dengan entitas eksternal.<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"3c49\">Diagram konteks harus muat dalam satu halaman.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"d17a\">Nama proses dalam diagram konteks harus menjadi nama sistem informasi.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"be81\">Misalnya, Sistem Penilaian, Sistem Pemrosesan Pesanan, Sistem Pendaftaran.<\/li>\n<\/ul>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"94f8\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"296\" data-image-id=\"1*fgsircZo8sN8GJUaj3F7QA.png\" data-width=\"862\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/1fgsircZo8sN8GJUaj3F7QA.png\"\/><figcaption class=\"imageCaption\"><em class=\"markup--em markup--figure-em\">Sistem Pemesanan Makanan\u200a\u2014\u200aDiagram Konteks\u200a\u2014\u200aLevel 0 DFD<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"1a04\">Dalam DFD level 1, diagram konteks didekomposisi menjadi beberapa proses. Di level ini kita menyoroti fungsi utama dari sistem dan memecah proses tingkat tinggi dari DFD level 0 menjadi subproses lebih lanjut untuk mewakili rincian aktivitas pemrosesan.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"901f\"><strong class=\"markup--strong markup--p-strong\"><em class=\"markup--em markup--p-em\">Level 1\u200a\u2014\u200aSistem Pemesanan Makanan<\/em><\/strong><\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"2869\">Dalam DFD level 1, diagram konteks didekomposisi menjadi beberapa proses. Di level ini kita menyoroti fungsi utama dari sistem dan memecah proses tingkat tinggi dari DFD level 0 menjadi subproses lebih lanjut untuk mewakili rincian aktivitas pemrosesan.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"0e59\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"467\" data-image-id=\"1*6dIMY1UE44SrDdFn-38jGQ.png\" data-width=\"839\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/16dIMY1UE44SrDdFn-38jGQ.png\"\/><figcaption class=\"imageCaption\">Level 1 DFD\u200a\u2014\u200aContoh Sistem Pemesanan Makanan<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"3fe7\">Jika ada proses dengan banyak aliran data yang menghubungkan antara beberapa entitas eksternal, kita bisa terlebih dahulu mengekstrak proses tertentu tersebut dan entitas eksternal yang terkait ke dalam diagram terpisah yang mirip dengan diagram konteks, sebelum Anda menyempurnakan proses tersebut ke dalam level DFD yang terpisah; dan dengan cara ini Anda dapat memastikan konsistensi antara mereka dengan lebih mudah.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"5e02\">Simbol DFD<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"96ef\">Ada <strong class=\"markup--strong markup--p-strong\">empat simbol dasar<\/strong> yang digunakan untuk merepresentasikan diagram aliran data.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"689c\">Proses<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"f695\">Sebuah proses menerima data masukan dan menghasilkan keluaran dengan konten atau bentuk yang berbeda. Proses dapat sesederhana mengumpulkan data masukan dan menyimpannya di database, atau bisa juga kompleks seperti menghasilkan laporan yang berisi penjualan bulanan dari semua toko ritel di wilayah barat laut.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"d4c3\">Setiap proses memiliki nama yang mengidentifikasi fungsi yang dilakukannya.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"32f6\">Nama terdiri dari sebuah kata kerja, diikuti oleh sebuah kata benda tunggal.<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"9161\">Contoh:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"2180\">Terapkan Pembayaran<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"8377\">Hitung Komisi<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"8e28\">Verifikasi Pesanan<\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--li\" id=\"4463\">Notasi DFD<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"b2b8\">Sebuah persegi panjang membulat mewakili sebuah proses<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"084f\">Proses diberikan ID untuk referensi yang mudah<\/li>\n<\/ul>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"11da\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"71\" data-image-id=\"0*EDe7N518PkPxVVLo.png\" data-width=\"377\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0EDe7N518PkPxVVLo.png\"\/><\/figure>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--figure\" id=\"af8f\">Contoh Proses<\/h4>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h4\" id=\"5dfa\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"140\" data-image-id=\"0*Ec6H3EPselPHna9t.png\" data-width=\"539\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0Ec6H3EPselPHna9t.png\"\/><\/figure>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--figure\" id=\"8cfc\">Aliran Data<\/h4>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h4\" id=\"d620\">Aliran data adalah jalur bagi data untuk bergerak dari satu bagian sistem informasi ke bagian lainnya. Aliran data dapat mewakili satu elemen data seperti ID Pelanggan atau dapat mewakili sekumpulan elemen data (atau struktur data).<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"7183\">Contoh:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"ea21\">Customer_info (NamaBelakang, NamaDepan, SS#, Tel #, dll.)<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"e3d2\">Order_info (OrderId, Item#, TanggalPesanan, CustomerID, dll.).<\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--li\" id=\"b4a9\">Contoh Aliran Data:<\/h4>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h4\" id=\"f6db\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"140\" data-image-id=\"0*vzLEdbukTYs6Dvsf.png\" data-width=\"331\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0vzLEdbukTYs6Dvsf.png\"\/><\/figure>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--figure\" id=\"876a\">Notasi<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"b617\">Garis lurus dengan panah masuk adalah aliran data masukan<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"4326\">Garis lurus dengan panah keluar adalah aliran data keluaran<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--li\" id=\"e2fc\">Perhatikan bahwa:<\/p>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--p\" id=\"af07\">Karena setiap proses mengubah data dari satu bentuk ke bentuk lainnya, setidaknya satu aliran data harus masuk dan satu aliran data harus keluar dari setiap simbol proses.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"2247\">Penyimpanan Data<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"ca21\">Sebuah penyimpanan data atau repositori data digunakan dalam diagram aliran data untuk merepresentasikan situasi ketika sistem harus menyimpan data karena satu atau lebih proses perlu menggunakan data yang disimpan di kemudian hari.<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"7137\">Notasi<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"51ca\">Data dapat ditulis ke dalam penyimpanan data, yang digambarkan dengan panah keluar<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"d832\">Data dapat dibaca dari penyimpanan data, yang digambarkan dengan panah masuk.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"2f79\">Contohnya adalah: inventaris, Piutang, Pesanan, dan Pembayaran Harian.<\/li>\n<\/ul>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"778b\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"41\" data-image-id=\"0*2k_6sJt529bF_gsS.png\" data-width=\"418\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/02k_6sJt529bF_gsS.png\"\/><\/figure>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--figure\" id=\"ea69\">Contoh Penyimpanan Data<\/h4>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h4\" id=\"c483\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"180\" data-image-id=\"0*569xERyhl7UZTw8E.png\" data-width=\"334\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0569xERyhl7UZTw8E.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"d1a8\">Perhatikan bahwa:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"a221\">Sebuah penyimpanan data harus terhubung ke proses dengan aliran data.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"43e5\">Setiap penyimpanan data harus memiliki setidaknya satu aliran data masukan dan setidaknya satu aliran data keluaran (meskipun aliran data keluaran adalah pesan kontrol atau konfirmasi).<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--li\" id=\"bfa8\">Entitas Eksternal<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"a752\">Entitas eksternal adalah orang, departemen, organisasi luar, atau sistem informasi lain yang menyediakan data ke sistem atau menerima keluaran dari sistem. Entitas eksternal adalah komponen di luar batas sistem informasi. Mereka mewakili bagaimana sistem informasi berinteraksi dengan dunia luar.<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"7bcf\">Sebuah persegi panjang mewakili entitas eksternal<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"0e0b\">Mereka baik menyediakan data atau menerima data<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"9d29\">Mereka tidak memproses data<\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--li\" id=\"d044\">Notasi<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4\" id=\"6ee1\">Seorang pelanggan mengajukan pesanan dan kemudian menerima tagihan dari sistem<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"ab62\">Seorang vendor mengeluarkan faktur<\/li>\n<\/ul>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"c830\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"41\" data-image-id=\"0*NKFTg1DoOboXpTc_.png\" data-width=\"390\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0NKFTg1DoOboXpTc.png\"\/><\/figure>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--figure\" id=\"d473\">Contoh Entitas Eksternal<\/h4>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h4\" id=\"ca7d\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"71\" data-image-id=\"0*hfTApAURxleMa6XZ.png\" data-width=\"311\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0hfTApAURxleMa6XZ.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"ff78\">Perhatikan bahwa:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"4dfa\">Entitas eksternal juga disebut terminator karena mereka adalah asal data atau tujuan akhir.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li graf--trailing\" id=\"28a9\">Sebuah entitas eksternal harus terhubung ke proses melalui aliran data.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"section section--body section--last\">\n<div class=\"section-divider\">\n<hr class=\"section-divider\"\/>\n<\/div>\n<div class=\"section-content\">\n<div class=\"section-inner sectionLayout--insetColumn\">\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf--leading\" id=\"df4f\">Aturan Aliran Data<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"0441\">Salah satu aturan untuk mengembangkan DFD adalah bahwa semua aliran harus dimulai dan diakhiri pada langkah pemrosesan. Ini cukup logis, karena data tidak dapat berubah dengan sendirinya tanpa diproses. Dengan menggunakan aturan jempol, cukup mudah untuk mengidentifikasi aliran data yang ilegal dan memperbaikinya dalam DFD.<\/p>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--p\" id=\"96c2\">Deskripsi Salah \/ Benar<\/h4>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--h4\" id=\"8116\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"42\" data-image-id=\"0*mO8fiwOTgYQuyRPL.png\" data-width=\"296\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0mO8fiwOTgYQuyRPL.png\"\/><\/figure>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--figure\" id=\"2dd6\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"71\" data-image-id=\"0*Y6pRNDUxux0qwlD0.png\" data-width=\"355\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0Y6pRNDUxux0qwlD0.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"6baa\">Sebuah entitas tidak dapat memberikan data kepada entitas lain tanpa adanya pemrosesan yang terjadi.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"dd87\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"42\" data-image-id=\"0*TPIsRd6pLvxKfuIc.png\" data-width=\"316\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0TPIsRd6pLvxKfuIc.png\"\/><\/figure>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--figure\" id=\"d185\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"71\" data-image-id=\"0*lihI4SPMnbJkeaFa.png\" data-width=\"375\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0lihI4SPMnbJkeaFa.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"8187\">Data tidak dapat berpindah langsung dari sebuah entitas ke sebuah cerita data tanpa diproses.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"df9c\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"41\" data-image-id=\"0*k7BuGRnRgKJqzmpk.png\" data-width=\"316\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0k7BuGRnRgKJqzmpk.png\"\/><\/figure>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--figure\" id=\"bbee\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"71\" data-image-id=\"0*scBg7WRzIF69UTRK.png\" data-width=\"375\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0scBg7WRzIF69UTRK.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"da62\">Data tidak dapat berpindah langsung dari sebuah penyimpanan data tanpa diproses.<\/p>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--p\" id=\"dc34\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"41\" data-image-id=\"0*AZXi_Ona2406ZNT-.png\" data-width=\"336\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0AZXi_Ona2406ZNT.png\"\/><\/figure>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--figure\" id=\"a005\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"71\" data-image-id=\"0*2KaheQzAdmwNKcjr.png\" data-width=\"395\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/02KaheQzAdmwNKcjr.png\"\/><\/figure>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--figure\" id=\"a3f9\">Data tidak dapat berpindah langsung dari satu penyimpanan data ke penyimpanan data lainnya tanpa diproses.<\/p>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--p\" id=\"1c08\">Kesalahan lain yang sering dibuat dalam DFD<\/h3>\n<p class=\"graf graf--p graf-after--h3\" id=\"b84a\">Kelas kedua kesalahan DFD muncul ketika keluaran dari satu langkah pemrosesan tidak cocok dengan inputnya dan dapat diklasifikasikan sebagai:<\/p>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--p\" id=\"26fb\">Lubang hitam\u200a\u2014\u200aSebuah langkah pemrosesan mungkin memiliki aliran input tetapi tidak memiliki aliran output.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"9ed0\">Keajaiban\u200a\u2014\u200aSebuah langkah pemrosesan mungkin memiliki aliran output tetapi tidak memiliki aliran input.<\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"5838\">Lubang abu-abu\u200a\u2014\u200aSebuah langkah pemrosesan mungkin memiliki keluaran yang lebih besar daripada jumlah inputnya.<\/li>\n<\/ul>\n<figure class=\"graf graf--figure graf-after--li\" id=\"01b5\"><img class=\"graf-image\" data-height=\"468\" data-image-id=\"0*Lj0XP6QTspzza5vD.png\" data-width=\"634\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2022\/01\/0Lj0XP6QTspzza5vD.png\"\/><\/figure>\n<h3 class=\"graf graf--h3 graf-after--figure\" id=\"c9dd\">Alat UML Gratis<\/h3>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h3\" id=\"8a80\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/features\/dfd-maker\/\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/features\/dfd-maker\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Pembuat Diagram Aliran Data Daring<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"dc8b\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/tutorials\/how-to-create-data-flow-diagram\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/tutorials\/how-to-create-data-flow-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Bagaimana Cara Membuat Diagram Aliran Data (DFD)?<\/a><\/li>\n<li class=\"graf graf--li graf-after--li\" id=\"ad68\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/solution\/drawdfd\/\" href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/solution\/drawdfd\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Perangkat Lunak Diagram Aliran Data (DFD)<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"graf graf--h4 graf-after--li\" id=\"3bd4\">Notasi DFD yang Berbeda<\/h4>\n<ul class=\"postList\">\n<li class=\"graf graf--li graf-after--h4 graf--trailing\" id=\"318f\"><a class=\"markup--anchor markup--li-anchor\" data-href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/cn\/knowledge\/software-design\/gane-sarson-dfd-tutorial\/\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/cn\/knowledge\/software-design\/gane-sarson-dfd-tutorial\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Tutorial Diagram Aliran Data Gane-Sarson<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Although\u00a0data flow oriented modeling\u00a0is considered as an outdated technology by some software engineers, it is still one of the most widely used requirements analysis symbols. Although data flow diagrams (DFDs) are not formal parts of UML, they can be used to supplement UML diagrams and provide additional insight into system requirements and processes.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1409,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_yoast_wpseo_title":"","_yoast_wpseo_metadesc":"","footnotes":""},"categories":[13,5,3],"tags":[52,63,62,53],"class_list":["post-528","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-online-diagrams","category-software-engineering","category-unified-modeling-language","tag-cn-done","tag-es-done","tag-ja-done","tag-tw-done"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak? - Media Maya<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak? - Media Maya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Although\u00a0data flow oriented modeling\u00a0is considered as an outdated technology by some software engineers, it is still one of the most widely used requirements analysis symbols. Although data flow diagrams (DFDs) are not formal parts of UML, they can be used to supplement UML diagrams and provide additional insight into system requirements and processes.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Media Maya\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-26T01:28:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-17T03:56:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vpadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@vpadmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vpadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/\"},\"author\":{\"name\":\"vpadmin\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\"},\"headline\":\"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak?\",\"datePublished\":\"2022-01-26T01:28:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-17T03:56:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/\"},\"wordCount\":1458,\"commentCount\":2,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png\",\"keywords\":[\"cn-done\",\"es-done\",\"ja-done\",\"tw-done\"],\"articleSection\":[\"Online Diagrams\",\"Software Engineering\",\"Unified Modeling Language\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/\",\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/\",\"name\":\"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak? - Media Maya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png\",\"datePublished\":\"2022-01-26T01:28:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-17T03:56:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png\",\"width\":\"1170\",\"height\":\"665\",\"caption\":\"What is Data Flow Diagram, why it is still useful for software development?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/\",\"name\":\"Media Maya\",\"description\":\"Belajar satu hal baru setiap hari\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a\",\"name\":\"vpadmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"vpadmin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/x.com\/vpadmin\"],\"url\":\"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/author\/vpadmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak? - Media Maya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak? - Media Maya","og_description":"Although\u00a0data flow oriented modeling\u00a0is considered as an outdated technology by some software engineers, it is still one of the most widely used requirements analysis symbols. Although data flow diagrams (DFDs) are not formal parts of UML, they can be used to supplement UML diagrams and provide additional insight into system requirements and processes.","og_url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/","og_site_name":"Media Maya","article_published_time":"2022-01-26T01:28:21+00:00","article_modified_time":"2025-02-17T03:56:27+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"vpadmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png","twitter_creator":"@vpadmin","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vpadmin","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/"},"author":{"name":"vpadmin","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a"},"headline":"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak?","datePublished":"2022-01-26T01:28:21+00:00","dateModified":"2025-02-17T03:56:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/"},"wordCount":1458,"commentCount":2,"image":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png","keywords":["cn-done","es-done","ja-done","tw-done"],"articleSection":["Online Diagrams","Software Engineering","Unified Modeling Language"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/","url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/","name":"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak? - Media Maya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png","datePublished":"2022-01-26T01:28:21+00:00","dateModified":"2025-02-17T03:56:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#primaryimage","url":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png","contentUrl":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/images\/features\/dfd-maker\/01-online-data-flow-diagram-software.png","width":"1170","height":"665","caption":"What is Data Flow Diagram, why it is still useful for software development?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/what-is-data-flow-diagram-why-it-is-still-useful-for-software-development\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu Diagram Aliran Data, mengapa masih berguna untuk pengembangan perangkat lunak?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/","name":"Media Maya","description":"Belajar satu hal baru setiap hari","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/0122cdf8fc3b73482dd8a30c8500f75a","name":"vpadmin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3914788226b9b0af628488720662164f4641c6125d0bd38d90ae34f01c8c4ea3?s=96&d=mm&r=g","caption":"vpadmin"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/vpadmin"],"url":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/author\/vpadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=528"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/528\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10023,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/528\/revisions\/10023"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1409"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cybermedian.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}